Harga Atap Bitumen / Asphalt Per m2

Posted on

Dibandingkan jenis genteng lainnya, material bitumen memiliki karakteristik yang khas antara lain:



  • Bentuk atap bergelombang berupa lembaran dan terbuat dari campuran serat alam dan aspal.
  • Struktur atap bitumen biasanya terbuat dari kayu, beton, dan baja ringan.
  • Bobot lebih ringan tetapi kuat dan tidak mudah pecah.
  • Atap aspal memiliki sifat yang lentur, sehingga mudah dibentuk mengikuti bangunan.
  • Memiliki variasi bentuk dan warna yang dapat dipilih.

Baca juga: Jarak Gording Atap Rumah Dan Perhitungannya

Jenis-Jenis Atap Bitumen

Atap bitumen yang dijual di pasaran terbagi dalam beberapa jenis, yaitu:

  1. Atap Bitumen Gelombang

Sesuai namanya, jenis atap ini memiliki pola gelombang yang cocok untuk dijadikan sebagai atap rumah. Bahan campuran yang digunakan dalam pembuatan atap bitumen gelombang adalah serat selulosa sehingga tahan tahan terhadap karat dan korosi.

  1. Atap Bitumen Tile

Bitumen tile merupakan salah satu jenis atap yang memiliki bentuk kotak seperti ubin. Atap ini dibuat dari berbagai bahan campuran seperti granual, aspal, fiberglass, pasir batu, dan alag coating. Jenis ini jauh lebih kuat daripada jenis lainnya.

  1. Atap Bitumen Shingles Flat

Atap bitumen shingles flat ini memiliki bentuk datar. Bahan yang digunakan hampir sama dengan jenis sebelumnya, yaitu aspal, fiberglass, pasir batu, dan coating.

Tipe Atap Bitumen

Selain terbagi dalam berbagai jenis, atap bitumen juga memiliki banyak tipe. Adapun tipe-tipe atap bitumen adalah sebagai berikut:



  1. Tipe Shingles GAF

Genteng bitumen dengan tipe shingles GAF ini menjadi favorit di Amerika karena memiliki ketahanan ang cukup baik terhadap perubahan musim dari musim dingin ke musim panas. Atap ini juga cocok untuk digunakan pada semua bentuk atap karena datar (non gelombang).

  1. Tipe Shingles Cana

Tipe ini memiliki bentuk presisi sehingga pemasangannya akan lebih rapi. Selain itu, produk ini juga memiliki beberapa pilihan model atap yang bisa disesuaikan dengan jenis bangunan dan tahan terhadap cuaca. Bahkan juga memiliki self-adhesive yang ada di seluruh bagian genteng sehingga ketahannya jauh lebih baik daripada jenis lainnya.



  1. Tipe Ondura

Bentuk genteng ini berupa lembaran yang bergelombang dengan tujuan supaya tahan terhadap cuaca. Sistem pewarnaan pada atap ini memiliki pigmentasi yang baik sehingga tahan terhadap sinar ultraviolet. Selain itu, bahan dasar pembuatannya adalah serat organik yang dicampur dengan bitumen melalui proses pemanasan dan penekanan yang tinggi sehingga sangat kokoh.

  1. Tipe Shingles CTI

Tipe ini memiliki beberapa kelebihan seperti kuat, ringan, kokoh, dan tidak mudah mengalami kerusakan atau pecah. Campuran yang digunakan adalah serat selulosa sehingga terjamin kekuatannya.

  1. Tipe Onduline

Tipe ini merupakan tipe genteng bitumen yang paling banyak digunakan dan mempunyai sepuluh gelombang. Bahan dasarnya adalah serat organik dan bitumen sehingga sudah pasti sangat ringan dan kokoh.



  1. Tipe Onduvilla

Leave a Reply

Your email address will not be published.