Berat Jenis Pasir Dan Material Bangunan Lainnya

Posted on

Berat Jenis Pasir Dan Material Bangunan Lain – Dalam konstruksi bangunan, ada banyak sekali bahan material yang sering digunakan. Beberapa material tersebut adalah pasir, batu bata, kerikil, kayu, semen, dan lain sebagainya. Setiap material yang digunakan sudah pasti membutuhkan takaran yang pas. Selain itu, masing-masing material juga memiliki berat jenis sendiri termasuk pasir.



Berat jenis pasir pada umumnya digunakan untuk menentukan takaran yang sesuai dengan kondisi di proyek. Perhitungannya bisa dilakukan dengan mudah, yakni dengan cara membandingkan massa dan volume  dari sebuah bahan bangunan.

Baca juga: Menghitung Kebutuhan Pasir Dan Paving Block

Pengertian Berat Jenis dan Massa Jenis Pasir

Pada berat jenis pasir bisa diartikan sebagai perbandingan antara massa jenis pasir dengan massa jenis air. Selain itu, juga berarti sebagai hasil dari perbandingan antara berat benda dengan suatu volume benda. Berat jenis memang sangat dibutuhkan karena bisa mempengaruhi jumlah bahan yang digunakan dan keberhasilan dalam suatu pembangunan.

Dengan mengetahui berat jenis material secara detail, maka Anda bisa menghitung dan mengetahui volume material tersebut saat dicampurkan dengan bahan material yang lainnya. Bagi para pekerja konstruksi, hal ini akan sangat penting terutama dalam perencanaan struktur bangunan.



Berikut adalah sebuah rumus khusus yang digunakan untuk mengetahui berat jenis semen:

Berat jenis (ρ) = massa (m) / volume (v)

Satuan yang digunakan untuk berat jenis adalah kg/m3. Sedangkan untuk satuan mass adalah kg dan satuan volume adalah m3.

Sementara itu, massa jenis pasir merupakan perbandingan antara massa zat dengan volume zat. Berat jenis pasir dan massa jenis semen pada dasarnya adalah sama. Hal tersebut karena berat jenis merupakan perbandingan dari massa benda dan massa jenis air, sementara massa air adalah satu.



Maka untuk berat jenis sama seperti massa jeni benda yang dibagi dengan satu atau massa jenis air. Jadi bisa diambil kesimpulan bahwa berat jenis merupakan suatu hal yang sama dengan massa jenis.

Baca juga: Harga Pasir Bangunan Per Kubik Terbaru

Perhitungan Berat Jenis Pasir

  1. Berat pasir + tabung ukur + air (A) = 1575,8 gram
  2. Berat pasir SSD (B) = 500 gram
  3. Berat tabung ukur + air (C) = 1267,8 gram
  4. Berat pasir kering tungku (D) = 470,1 gram
  5. Berat jenis pasir kering tungku = { D / [(C+B) – A] }
  6. Berat jenis pasir kering tungku = { 470,1 / [(1267,8+500) – 1575,8] } = 2,4484375 = 2,45
  7. Berat jenis pasir SSD = { B / [(C+B) – A] }
  8. Berat jenis pasir SSD = { 500 / [(1267,8+500) – 1257,8] } = 2,06416 = 2,06

Kesimpulan dari hasil perhitungan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Berat jenis pasir kering tungku = 2,45
  • Berat jenis pasir SSD = 2,06

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan maka bisa diketahui bahwa pasir tersebut sudah memenuhi syarat untuk digunakan sebagai material bangunan. Menurut PUBI 1982 Pasal 11 Pasir Beton menyebutkan bahwa “Syarat berat jenis pasir yang baik adalah 2.4 sampai 2.9”.

Baca juga: Perbandingan Panel Lantai vs Cor Beton vs Dak Keraton

Pengujian Berat Jenis Pasir

Leave a Reply

Your email address will not be published.