Cara Membuat Sumur Bor Dan Mencari Sumber Air


Membuat Sumur Bor Dan Mencari Sumber Air – Semua orang di bumi sudah pasti membutuhkan air untuk bertahan hidup. Selain untuk keperluan konsumsi, air juga dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktivitas dalam kehidupan sehari-hari seperti mandi, cuci, memasak dan lainnya. Untuk mencukupi kebutuhan akan air, banyak sekali masyarakat yang sudah membuat sumur sendiri.



Berdasarkan teknik pembuatannya, sumur terbagi dalam dua jenis yaitu sumur gali dan sumur bor. Namun sumur bor lebih banyak dipilih karena memiliki keunggulan tersendiri. Salah satu keunggulannya dalah tidak perlu tempat yang begitu luas. Selain itu, pembuatan sumur bor cukup mudah karena menggunakan teknik pengeboran.

Baca juga: Cara Membuat Pompa Air Tanpa Listrik

Apa Itu Sumur Bor?

Sumur bor adalah sebuah sumur yang dibuat dengan cara mengebor tanah hingga kedalaman yang tertentu sampai menemukan air yang bersih, jernih, dan sehat. Hal ini tentu berbeda dengan sumur gali yang biasa dibuat dengan cari menggali ke dalam tanah secara manual menggunakan cangkul ataupun peralatan yang lainnya. Cara seperti ini akan membutuhkan banyak waktu dibanding teknik sumur bor.

Peralatan yang dibutuhkan dalam pembuatan sumur bor adalah mata bor yang tajam, mesin penyedot air, dan besi bulat untuk melakukan pengeboran pada tanah. Sedangkan untuk beberapa bahan yang digunakan adalah pipa 5 inci, pipa 3 inci, pipa 1 inci, pipa ½ inci, lem pipa, keran, dan mesin pompa air. Jika ditotal secara menyeluruh, biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat sumur bor adalah sekitar 5 sampai 10 juta.



Baca juga: Mengatasi Saluran Air Yang Mampet

Cara Membuat Sumur Bor dengan Paralon

  1. Menentukan Lokasi yang Tepat

Sebelum memulai pembuatan sumur bor, usahakan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan aparat setempat untuk meminta izin melakukan pengeboran. Tujuannya tak lain untuk memastikan bahwa nantinya tidak ada permasalah yang timbul ketika sumur sudah selesai dibuat.

Jika sudah maka bisa langsung dilanjutkan dengan melihat kondisi yang tepat. Tanah yang ingin dibuat sumur pastinya tidak memiliki kandungan lumpur yang terlalu banyak karenabisa membuat air menjadi keruh.

Disamping itu, jika pembuatan sumur bor dilakukan di tanah padas maka Anda akan membutuhkan galian yang semakin dalam. Hal ini karena tanah padas mempunyai sifat yang keras jika dibandingkan dengan tanah liat. Meskipun demikian, kualitas air yang dihasilkan cukup baik.

  1. Jangan Membuat Pada Musim Hujan

Sebagian orang beranggapan bahwa pembuatan sumur yang dilakukan saat musim hujan akan jauh lebih baik karena curah air hujan yang melimpah. Anggapan seperti ini memang tidak salah, tetapi pembuatan sumur saat musim hujan akan membuat Anda tidak mampu menggali lebih dalam.  Hal ini karena tingkat kedalaman yang cukup dangkal masih belum bisa mencapai titik sumber air yang utama.



Maka dari itu, sangat disarankan untuk memulai penggalian sumur ketika musim kemarau. Tujuannya supaya mampu mencapai sumber air dan bisa menampung air yang lebih banyak saat musim hujan tiba.

  1. Menentukan Kedalaman Sumur

Menentukan kedalaman sumur menjadi hal penting yang harus diperhatikan untuk mendapatkan sumber mata air terbaik. Jika proyek dilakukan oleh jasa gali sumur, para tukang biasanya akan membawa pipa yang memiliki ukuran sekitar 600 cm.

Sedangkan untuk masalah teknik pengerjaannya, Anda akan membutuhkan keratan-keratan yang memiliki panjang sekitar 2 meter yang dipasang secara berjajar. Fungsinya adalah supaya air nantinya bisa cepat masuk ke dalam pipa atau lubang air.

Tetapi ketika musim penghujan tiba, air akan menjadi sangat keruh. Kedalaman sumur yang paling ideal adalah sekitar 17 meter sampai dengan 20 meter. Ini memang hanya bisa dilakukan ketika musim kemarau.

  1. Memilih Pipa PVC yang Pas



Sebelum memulai memasang rangka paralon, Anda juga harus memilih pipa PVC yang ingin digunakan. Ada banyak sekali jenis pipa PVC yang harus dipertimbangkan. Namun usahakan untuk menggunakan pipa hisap. Sehingga Anda perlu menyipakan pipa dengan ukuran panjang 3,5 meter dan diameternya sekitar 1 inci.

Untuk penggunaan pipa luarnya, Anda bisa menggunakan pipa luar yang memiliki ukuran 2 inci. Pilihlah pipa yang memiliki kualitas terbaik supaya tidak bisa diganti. Dalam hal ini, Anda harus memiliki pipa yang memiliki ukuran cukup tebal agar tidak mudah jebol ataupun bocor ketika digunakan. Terlebih jika digunakan untuk memompa debit air dalam jumlah yang sangat tinggi. Jika tidak kuat maka pipa akan menjadi jebol dan bahkan patah.

  1. Pengujian untuk Mengetahui Kualitas Air Sumur

Langkah yang terakhir adalah dengan mengecek kualitas air yang ada. Hal ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan air tersebut. Usahakan untuk tidak menggunakan pompa air ataupun paralon yang baru jika air masih dalam kondisi keruh.

Kondisi air yang keruh sepertiini tentu akan membawa pasir dan lumpur. Kedua material ini nantinya dapat mengendap di bagian dalam pipa paralon. Jika dibiarkan begitu saja maka pipa akan tersumbat oleh kotoran. Kemudian, saat didorong oleh air dari bawah jika tidak dapat menahan akan membuat pipa menjadi jebol. Apalagi jika pipa tersebut memiliki diameter yang kecil dan tidak begitu tebal.

Baca juga: Cara Membuat Saringan Air Dari Pipa

Cara Mencari Sumber Air

Untuk melengkapi pembahasan kali ini, kami juga akan menjelaskan mengenai cara mencari sumber air untuk sumber bor. Berikut ini adalah cara tradisional yang bisa dicoba:



Leave a Comment