Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Batu Bata

Cara Menghitung Kebutuhan Batu Bata –  Batu bata adalah bahan material bangunan yang memiliki fungsi sebagai bahan dasar pembuat dinding sebuah bangunan. Jenis bahan material bangunan ini dibuat dari bahan dasar tanah liat yang kemudian dibakar dengan derajat yang cukup tinggi sampai menjadi kering, mengeras, dan berubah warna menjadi kemerahan.

Di Indonesia sendiri, batu bata menjadi bahan bangunan yang umum digunakan dalam pembangunan rumah. Hal ini karena harganya yang bisa dibilang cukup ekonomis. Selain itu, batu bata juga sangat mudah untuk didapatkan karena geografi Indonesia yang memang kaya akan bahan dasar pembuat utama salah satu bahan material bangunan ini.

Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Batu Bata

Nah, untuk dapat menghitung kebutuhan batu bata dalam membuat dinding sebuah bangunan, maka Anda harus memperhatikan SNI 2008 untuk proses pekerjaan dinding. Perlu Anda ketahui bahwa standarisasi tersebut umumnya digunakan untuk perhitungan RAB (Rencana Anggaran Biaya) sesuai dengan kebutuhan material bangunan. Ketentuan tersebut juga telah mengatur ukuran batu bata yang standar yaitu memiliki panjang 22 cm, tinggi 11 cm, dan lebar 5 cm.

Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Batu Bata

Selanjutnya kami akan membahas mengenai cara menghitung jumlah kebutuhan batu mata per meter persegi yang sudah pasti akan sangat berguna untuk Anda dalam menghitung kebutuhan batu bata merah pada bangunan yang sedang Anda kerjakan. Ada 3 cara yang bisa digunakan untuk menghitung kebutuhan batu bata merah per meter persegi yaitu:

Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Batu Bata

Perhitungan Sesuai Dengan SNI

Dalam ketentuan SNI 200 sudah dijelaskan bahwa pembangunan dinding pasangan satu bata yang baik akan membutuhkan sebanyak 140 buah / m2. Maksudnya adalah kebutuhan batu bata pada pembangunan dinding pasangan satu bata sama dengan 140 dikalikan dengan luas dinding secara menyeluruh.

Atau bisa juga dirumuskan sebagai berikut : Kebutuhan batu bata = 140 x Luas Dinding yang akan dibangun.

Sementara untuk pembangunan dinding pasangan setengah batu bata yang ideal akan membutuhkan 70 buah / m2. Atau bisa dikatakan bahwa kebutuhan batu bata dalam pembuatan dinding setengah batu bata sama deng 70 dikalikan dengan luas dinding yang telah direncanakan. Penulisan rumus matematikanya adalah sebagai berikut :  Kebutuhan batu bata = 70 x Luas Dinding yang akan dibangun.

Baca Juga:

Perhitungan Praktek di Lapangan Secara langsung

Perhitungan jumlah kebutuhan batu bata dengan praktek secara langsung dilakukan dengan melalui beberapa tahap cara. Adapun langkah-langkah perhitungan praktek di lapangan secara langsung adalah sebagai berikut ini:

  1. Menentukan lokasi pemasangan batu bata.
  2. Pemasangan batu bata dengan spesi yang telah ditentukan. Pemasangan akan dilakukan dengan bentuk beraturan seperti bentuk persegi panjang supaya mudah untuk menghitung panjang dan tingginya.
  3. Pemasangan harus dilakukan seluas mungkin misalnya saja Anda upayakan seluas sekitar 10 m2.
  4. Jika pekerjaan pemasangan batu bata dirasa cukup maka selanjutnya lakukan pengukuran secara rinci (misalkan diperoleh luasan pasangan batu bata = 10,5 m2).
  5. Hitunglah jumlah batu bata secara rinci (misalkan saja diperoleh jumlah batu bata = 630 buah).
  6. Dengan data luasan serta jumlah batu bata maka sekarang Anda bisa menghitung jumlah kebutuhan per meter persegi menggunakan cara sebagai berikut :

Jumlah Batu Bata Per Meter Persegi = 630 buah : 10.5 m2 = 60 buah

Baca Juga: Harga Railing Tangga Minimalis

Perhitungan Secara Teoritis

Dalam perhitungan secara teoritis Anda harus memperhatikan ukuran batu bata yang akan digunakan, sebab masing-masing daerah mempunyai dimensi bervariasi baik panjang, lebar, dan juga tingginya. Sebagai contoh, ukuran batu bata yang akan Anda rencanakan kebutuhannya per meter adalah 5 cm x 12 cm x 22 cm. Maka cara perhitungannya adalah sebagai berikut :

  1. Data untuk ukuran batu bata adalah 5 cm x 12 cm x 22 cm.
  2. Perencanaan tebal spesi mortar di bagian sisi atas pada panjang batu bata, dan bagian sisi samping pada batu bata (perencanaan spesi setebal : 2 cm).
  3. Dengan menambahkan spesi senilai 2 cm maka untuk panjangnya akan menjadi 24 cm (22 cm + 2 cm), sedangkan tingginya adalah 7 cm (5 cm = 2 cm).
  4. Satuan dimensi dari CM tersebut akan dikonversi langsung menjadi M sehingga akan diperoleh panjang = 0,24 m dan tinggi = 0,07 m.
  5. Luas efisiensi satu bata + spesi mortar = 0.24 x 0.07 = 0,0168 m2.
  6. Jumlah batu bata per meter persegi = 1 m2 : 0,0168 = 60 bh / m2.

Cara Memilih Batu Bata yang Bagus

Cara Memilih Batu Bata yang Bagus

Untuk melengkapi artikel cara menghitung kebutuhan batu bata ini, kami disini akan memberikan tips cara memilih batu bata yang bagus, diantaranya:

  • Lebih baik membeli batu bata langsung dari 1 penjual saja. Hal ini karena membeli batu bata dari penjual yang berbeda biasanya akan didapatkan batu bata yang memiliki ukuran tidak sama. Meskipun sama-sama masih bisa digunakan tetapi bisa membuat permukaan dinding tembok tidak rapi.
  • Sebelum melakukan pembelian maka cek terlebih dahulu kondisi fisik batu bata yang akan Anda beli.
  • Batu bata dengan kualitas bagus mempunyai permukaan yang halus. Hal tersebut menandakan bahwa tanah yang digunakan untuk pembuatannya adalah tanah liat bagus yang tidak dicampur dengan bahan yang lainnya. Perlu diketahui karena memang sekarang ini banyak sekali pembuat batu bata yang mencampurkan bahan baku tana liat dengan sekam, pasir kali, abu batu bara dan tanah yang buruk.
  • Batu bata dengan kualitas bagus memiliki warna merah tua. Namun akan lebih baik lagi jika memiliki warna merah tua sedikit abu-abu kebiruan. Hal ini berarti proses pembakaran batu bata tersebut benar-benar matang.
  • Sementara untuk warna batu bata yang merah muda atau sedikit cokelat menandakan bahwa proses pembakaran masih kuran matang dan tidak sempurna (karena tidak menggunakan kayu).
  • Batu bata dengan kualias bagus sudah seharunya keras.

Cara Mudah Mengetes Kekerasan Batu Bata Tanpa Menggunakan Alat

Mengetes Kekerasan Batu Bata Tanpa Menggunakan Alat

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetes kekerasan batu bata tanpa menggunakan alat sama sekali. Berikut ini adalah cara mudah dalam mengetes kekerasan batu bata yang bisa Anda ikuti:

  • Dengan cara dipukul-pukul. Batu bata yang memiliki kualitas bagus dan keras akan mengeluarkan suara yang nyaring dan juga lepas. Ting-ting-tinggi. Sementara batu bata yang tidak keras justru sebaliknya. Suara yang dikeluarkan terdengar kurang nyaring dan tertahan ketika dipukul-pukul, prek-prek-prek.
  • Dengan cara dijatuhkan. Ambil dan angkatlah sebuah batu bata setinggi kurang lebih 1 meter atau lebih, kemudian jatuhkan kembali ke tanah. Batu bata yang keras dan memiliki kualitas bagus sudah pasti tidak akan mengalami patah apalagi remuk.

Baca Juga: Cara Menghitung Kebutuhan Keramik

Catatan: Batu bata yang dibakar langsung dengan menggunakan kayu, bukan sekam ataupun sampah yang sudah dikeringkan maka akan memberikan hasil pembakaran yang jauh lebih baik dan benar-benar matang.

Demikian sedikit informasi yang dapat kami sampaikan pada pembahasan kali ini mengenai “Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Batu Bata”. Semoga apa yang telah kami sampaikan kali ini bisa membertikan manfaat bagi Anda semua atau setidaknya dapat menambah wawasan Anda mengenai perhitungan batu bata. Terima kasih sudah mengunjungi website kami.

Leave a Comment