Cara Menghitung Kebutuhan Rangka Plafon Hollow


Menghitung Kebutuhan Rangka Plafon – Saat membangun sebuah rumah maka dibutuhkan perencanaan secara matang sejak dari awal. Dengan adanya perencanaan secara matang maka bisa membantu Anda untuk memperkirakan biaya yang harus dikeluarkan saat membangun rumah.



Salah satu elemen penting dalam suatu hunian adalah konstruksi pada langit-langit atau rangka plafon. Rangka yang digunakan untuk memasang plafon rumah sekarang ini sangat bermacam-macam, salah satunya adalah rangka besi hollow. Jika Anda ingin membuat konstruksi plafon dari rangka hollow, tentunya juga harus memperhitungkan kebutuhan materialnya.

Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan materialnya. Selain itu, Anda juga bisa mempersiapkan budget yang harus dipersiapkan untuk membeli rangka plafon hollow. Maka dari itu, kami disini akan memberikan informasi mengenai cara menghitung kebutuhannya. Untuk lebih jelasnya silahkan simak pembahasan berikut ini.

Baca juga: Model Desain Plafon Gypsum

Menghitung Kebutuhan Rangka Plafon Hollow

Proses pemasangan rangka plafon hollow pada umumnya dilakukan dengan menggunakan sistem borongan. Alasannya tak lain karena harga borongan pasang plafon jauh lebih murah daripada sistem harian. Sedangkan cara menghitung kebutuhan rangka plafon hollow adalah sebagai berikut:

  1. Menghitung Volume Luas Ruangan



Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghitung volume luas ruangan yang ingin dipasangi dengan plafon. Untuk mendapatkan hasil perhitungan secara akurat maka Anda bisa menggunakan meteran. Hal ini penting untuk diperhatikan, sebab jika dilakukan secara asal-asalan maka akan memberikan hasil yang kurang tepat.

  1. Rangka Hollow Dinding

Untuk di bagian dinding, panjangnya bisa ditambahkan sekitar 1 meter. Sebagai contoh, sebuah ruangan memiliki ukuran 3 m x 3 m.

Maka panjang kebutuhan rangka hollow adalah 3m + 1m = 4. Kelebihan panjang rangka hollow ini nantinya akan digunakan sebagai gantungan.



  1. Isian Rangka Hollow

Pada isian rangka hollow, perhitungannya adalah per 60 cm. Jadi karena ruangan yang ingin dijadikan sebagai contoh mempunyai ukuran panjang 3 meter, maka harus diubah terlebih dahulu ke dalam satuan cm yang kemudian dibagi dengan panjang per 60 cm. Sehingga secara sistematis akan menjadi 300 : 60 = 5 batang.

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak cara perhitungannya di bawah ini:

Diketahui:

  • Hitungan cross : 4 cm x 4 cm x 3 meter x 2 batang
  • Ukuran plafon : 9 m2

Perhitungan:

  • Kebutuhan rangka hollow : 3 meter x 4 batang = 12 meter
  • Kebutuhan rangka hollow : 3 meter x 5 batang = 15 meter
  • Kebutuhan rangka hollow : 2 meter x 3 batang = 6 meter.
  • Kebutuhan rangka hollow : 15 m + 15 m + 6 m = 33 meter.

Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, maka jumlah kebutuhan rangka hollow untuk rangka plafon di ruangan yang memiliki ukuran 3 meter x 3 meter adalah 33 meter atau 10 batang hollow.



  1. Menghitung Lis Profil

Jika sudah mendapatkan angka untuk hasil kebutuhan pada kerangka, sekarang Anda bisa mulai menghitung plafon untuk dipasangkan pada bagian tepi. Panjang ruangan yang berukuran 3 meter dikalikan dengan jumlah panjang 1 plus seperti pada langkah hollow dinding nomor 2, yaitu 3 meter x 4 buah = 12 meter.

Cara Pasang Rangka Plafon Hollow

Pemasangan rangka plafon bisa menggunakan 2 jenis ukuran, yaitu 2 x 4 dan 4 x 4. Pemilihan jenis ukuran rangka hollow tersebut tentunya tergantung dari Anda sendiri. Namun yang paling banyak digunakan adalah hollow dengan ukuran 4 x 4. Adapun cara memang rangka plafon hollow 4 x 4 adalah sebagai berikut:

  1. Mengukur Tinggi Sekeliling Plafon

Cara mengukurnya bisa dilakukan dengan menggunakan wate-pass jenis selang, kemudian buat suatu tanda dengan menggunakan pensil atau paku. Bisa juga ditandai dengan tali pembuat garis yang biasa disebut dengan tali sifat atau dalam bahasa Sunda dikenal dengan sebutan Jepretan.

  1. Mempersiapkan Bahan Untuk Kerangka

Jika sudah maka langkah berikutnya adalah mempersiapkan bahan kerangka plafon.

  1. Mengukur Panjang dan Lebar Dinding

Ukur panjang dan lebar dinding yang ingin dipasangi dengan besi hollow. Tujuannya untuk penyesuaian rangka hollow yang dipasang dengan cara di paku pada bagian dinding.

  1. Memotong atau Menyambung Besi Hollow 4 x 4

Besi hollow yang ingin dipasang  maka ukurannya harus disesuaikan dengan panjang dan lebar dinding yang sudah diukur sebelumnya. Jika misalnya panjang dan lebar dinding tidak lebih dari 4 meter, maka besi hollow harus dipotong terlebih dahulu. Namun jika  ukuran dinding mencapai 4 meter lebih, maka besi hollow harus di sambung.

Untuk memotong besi hollow sangat mudah, Anda bisa menggunakan mesin gerinda. Namun jika ingin lebih cepat, sangat disarankan untuk menggunakan mesin duduk (cutting) khusus pemotong besi hollow.

  1. Paku Hollow pada Dinding

Jika sudah dipotong ataupun disambung, besi hollow bisa langsung dipasang di sekitar dinding yang ingin dipasangi dengan plafon. Pemasangannya tentu harus sesuai dengan tinggi atau tanda yang sudah di waterr pass sebelumnya.

Besi hollow tersebut bisa langsung dipaku menggunakan paku beton yang berukuran 7 cm. Ukuran paku tersebut khusus untuk besi hollow berukuran 4 x 4. Sedangkan untuk hollow 2 x 4 Anda bisa menggunakan paku berukuran 4 cm.

  1. Mengukur Kelipatan 60 Cm pada Dinding (a) dan dinding (c)

Jika besi hollow sudah terpasang di seluruh sisi dinding yang telah dipaku, maka langkah berikutnya adalah mengukur jarak dengan rangka kelipatan 60 cm pada dinding (a) dan dinding (c). Dengan syarat, dinding (a) dan dinding (c) ini merupakan dinding yang berlawanan atau berseberangan.



Leave a Comment