Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik – Keramik merupakan salah satu bahan bangunan yang biasa dimanfaatkan untuk alas lantai dan dinding. Pada bagian permukaannya ada lapisan glazur yang bisa membuat keramik terlihat mengkilap, licin, dan mudah untuk dibersihkan.

Harganya yang mudah dengan memiliki  banyak pilihan membuat keramik menjadi salah satu bahan material lantai dan dinding favorit masyarakat di Indonesia.

perhitungan kebutuhan keramik

Keramik bisa diaplikasikan pada seluruh ruangan yang ada di rumah karena mempunyai struktur yang sangat kuat, kokoh, dan juga tahan terhadap suhu yang ekstrim. Mulai dari bagian teras, ruang tamu, ruang kamar, ruang keluarga, kamar mandi, dapur, dan bahkan garasi juga cocok untuk dilapisi dengan bahan ini.

Namun sebelum Anda memilih keramik yang tepat maka penting sekali untuk menghitung jumlah kebutuhannya.

Pentingnya Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik

Menghitung kebutuhan keramik

Sebelum memilih dan menentukan keramik untuk dipasang pada lantai atau dinding bangunan maka Anda harus mengetahui jumlah keramik yang akan Anda butuhkan nantinya. Dengan mengetahui jumlah kebutuhan keramik untuk dapat menutupi lantai atau dinding dengan luas tertentu akan sangat bermanfaat dalam menentukan biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli keramik tersebut.

Kesalahan dalam menghitung jumlah kebutuhan keramik sudah pasti akan membuat jumlah keramik yang sudah dibeli terlalu banyak sehingga hanya akan terbuang secara percuma dan bisa memboroskan anggaran. Begitu pula sebaliknya, jika kekurangan dalam pembelian keramik maka bisa mengakibatkan pekerjaan yang terhambat dan bahkan kemungkinan untuk mencari keramik tambahan yang sama akan semakin sulit.

Langkah-Langkah dalam Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik

Sebelum membahas mengenai cara menghitung jumlah kebutuhan keramik, berikut ini kami akan berikan informasi mengenai langkah-langkah yang harus Anda perhatikan dalam menghitung kebutuhan keramik:

  1. Ukur panjang dan lebar dinding lantai atau dinding yang ingin dipasang dengan keramik dalam satuan meter.
  2. Hitung luas lantai atau dinding dalam satuan meter persegi dengan menggunakan rumus luas segiempat, yakni panjang dikalikan dengan lebar.
  3. Hitung jumlah kebutuhan keramik dalam satuan meter persegi luas lantai atau dinding.
  4. Tambahkan 5% sebagai cadangan.

Baca Juga: Desain Railing Tangga Minimalis Dan Harga

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai / Dinding Rumah

Cara menghitung kebutuhan keramik lantai / dinding sebenarnya bisa dilakukan dengan banyak metode. Namun sebelum iu Anda harus mengetahui terlebih isi keramik yang dikemas dalam kotak dus. Dalam satu dus ada beberapa keping keramik yang umumnya memiliki total luas 1 m² dan ada yang lebih dari itu.

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik

Ukuran 20 x 20

Keramik yang memiliki ukuran 20 x 20 biasanya dalam satu dus berisi 25 keping.  Mengingat ukurannya yaitu 20 x 20, maka bisa dipastikan bahwa total luasnya yaitu 1  m² yang diperoleh dari perhitungan 0,2 m x 0,2 x 25 = 1 m².

Ukuran 30 x 30

Keramik yang mempunyai ukuran 30 x 30 pada umumnya dalam satu dus berisi 11 keping yang berarti total luasnya yaitu 0,99 m²  yang didapatkan dari perhitungan 0,30 x 0,30 x 11 = 0,99  m².

Ukuran 40 x 40

Sedangkan untuk jenis keramik dengan ukuran 40 x 40, biasanya dalam satu dus berisi 6 keping keramik. Dengan ukuran serta jumlah keping yang terdapat dalam satu kotak dus seperti halnya tersebut, maka bisa diketahui bahwa luas total yang dimiliki adalah 0,96 m² dengan menggunakan perhtingan 4,40 x 0,40 x 6 = 0,96 m².

Ukuran 60 x 60

Terakhir untuk keramik dari jenis granit atau keramik cutting yang memiliki ukuran 60 x 60, biasanya dalam satu kotak dus berisi 3 keping. Dengan demikian maka bisa diketahui luas totalnya adalah 0,60 x 0,60 x 3 = 1,08 m².

Tetapi untuk jenis granit dan keramik modet cutting yang berukuran 60 x 60 dengan isi 4 keping dalam satu kotak dus, dapat diketahui bahwa luas totalnya adalah 0,60 x 0,60 x 4 = 1,44 m².

Tips Menghitung Kebutuhan Keramik

Bagi Anda yang ingin memasang keramik lantai ataupun dinding dalam ruangan tertentu, tetapi masih belum mengetahui bagaimana cara menghitung kebutuhannya, maka Anda tidak perlu bingung lagi. Kami disini akan memberikan tipsnya dalam menghitung kebutuhan keramik yang bisa  Anda simak pada ulasan selengkapnya berikut ini:

Tips Menghitung Kebutuhan Keramik

  • Menghitung Luas Ruangan

Menghitung luas ruangan merupakan langkah awal yang harus Anda lakukan sebelum akan memasang keramik. Cara menghitung jumlah kebutuhan keramik lantai atau dinding dengan menggunakan metode ini adalah untuk dapat mengetahui luas persegi dari bidang yang ingin Anda pasangi dengan keramik, granit, marmer, lantai kayu, batu alam, ataupun jenis material yang lainnya.

  • Menentukan Ukuran Keramik

Apabila luas ruangan sudah diketahui maka langkah berikutnya adalah menentukan ukuran keramik lantai atau dinding. Setelah ukuran sudah ditentukan maka langsung saja hitung luas totalnya. Jika menggunakan keramik dengan ukuran 20 x 20 yang berisi 25 keping dalam satu kota atau dus, maka untuk luas totalnya adalah 1 m² (0,20 x 0,20 x 25 = 1 m²).

  • Menghitung Jumlah Keramik yang Harus Dibeli

Untuk menghitung jumlah keramik yang ingin dibeli sebaiknya Anda beri toleransi atau dibeli dalam jumlah yang lebih. Dengan membeli keramik dalam jumlah lebih memiliki tujuan untuk dijadikan sebagai cadangan jika misalnya nanti terjadi hal-hal yang tidak diingin ketika pemasangan sepeti terjadinya pecah. Anda bisa beri toleransi sebesar 3% atau bisa juga lebih.

Baca Juga: Cara Menghitung Kebutuhan Batu Bata

Contoh Soal Perhitungan Kebutuhan Keramik

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai Dinding Rumah

Contoh :

Bapak Wildan mempunyai sebuah ruang tamu dengan ukuran 5 x 5 m. Kamar mandi yang berukuran 2 x 3 m. Beliau ingin memasang keramik lantai / dinding dengan ukuran 20 x 20 untuk kedua ruangan tersebut. Berapakah jumlah keramik lantai / dinding yang harus dibeli oleh Bapak Wildan?

Diketahui:

  • Luas ruang tamu = 5 x 5 = 25 m2 = 250.000 cm2
  • Luas kamar mandi = 2 x 3 = 6 m2 = 40.000 cm2.

Ditanyakan: Berapakah jumlah keramik lantai / dinding yang harus dibeli?

Jawab:

(I) Mencari Luas Ruangan

  • Luas ruang tamu = 5 x 5 = 25 m2 = 250.000 cm2
  • Luas kamar mandi = 2 x 3 = 6 m2 = 60.000 cm2.

(II) Mencari Luas Keramik

  • 20 x 20 = 400 cm2.

(III) Mencari Jumlah Kebutuhan Keramik / Keping

  • Kebutuhan ruang tamu (250.000 ÷ 400) + (3% dari kebutuhan keramik) = 625 + 18,75 = 643,75 dibulatkan menjadi 644.
  • Kebutuhan kamar mandi (60.000 ÷ 400) + (3% dari kebutuhan keramik) = 150 + 4,5 = 154,5 dibulatkan menjadi 155.

(IV) Mencari Jumlah Total Kebutuhan Keramik / Kardus

  • Kebutuhan keramik ruang tamu / kardus = 644 ÷ 25 = 25,76 dibulatkan menjadi 26 kardus.
  • Kebutuhan keramik kamar mandi / kardus = 155 ÷ 25 = 62,2. Karena sudah diberikan toleransi sebanyak 3% maka tidak perlu lagi untuk membulatkannya menjadi 63 kardus.

menghitung kebutuhan keramik lantai

Tips mengenai cara menghitung jumlah kebutuhan keramik lantai / dinding yang kami sampaikan diatas merupakan metode yang berhasil kami kutip dari berbagai sumber. Maka sangat wajar sekali jika nantinya ada kesamaan antara contoh rumus yang kami sampaikan diatas dengan pihak-pihak lainnya yang juga membahas topik sejenis.

Disamping itu, adanya toleransi untuk melebihkan pembelian keramik sebesar 3% memang penting karena bertujuan sebagai cadangan jika misalnya nanti terjadi hal-hal yang tidak terduga saat berlangsungnya proses pemasangan seperti terjadinya pecah ketika keramik akan dipasang.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai “Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik” yang mungkin bisa menambah wawasan Anda semua dan bermanfaat terutama bagi Anda yang sedang membutuhkan informasi dalam menentukan kebutuhan keramik baik untuk lantai maupun dinding. Semoga bermanfaat.

Sumber:

Leave a Comment