Cara Menyambung Bondek Yang Benar

Posted on

Shear Connector Bondek – Bagi Anda yang tidak berkecimpung dalam dunia konstruksi, tentu masih asing dengan yang namanya bondek. Bondek adalah sebuah material yang banyak digunakan dalam pekerjaan atap bangunan. Material ini biasa dimanfaatkan sebagai alternatif dari papan kayu dan tripleks sebagai alas untuk pengecoran. Biasanya dipasang di bawah plat lantai beton yang kemudian ditutupi dengan plafon. Namun masih banyak juga yang membiarkannya terbuka karena material bondek memberikan nilai lebih pada banguan.



Jika dilihat secara sekilas, bondek memiliki tampilan seperti seng gelombang yang dibuat dari bahan galvanis. Padahal sebenarnya bondek berbeda jauh dengan seng. Perbedaan keduanya tidak hanya terletak pada bahan dasar yang digunakan, namun juga pada fungsi atau kegunaannya.

Bondek pada dasarnya memang dibuat khusus sebagai alas pengecoran, yang dimana dipasang di bagian bawah pelat lantai beton. Inilah yang membuat bondek juga sering disebut dengan floordeck. Bondek cocok sekali jika dijadikan sebagai material pengganti papan kayu atau tripleks karena bisa membuat proses pengecoran menjadi lebih efektif dan efisien.

Pemasangan material bondek biasanya bertumpu pada penyangga scaffolding atau perancah. Bentuk dan ukuran yang dimiliki oleh bondek sendiri sangat bervariasi. Anda pun bisa menemukan bondek yang memiliki ukuran ketebalan mulai dari 0.65 mm, 0.75 sampai dengan 1 mm. Sementara untuk ukuran bentang lebar yang dimiliki oleh bondek adalah sekitar 1 sampai 12 m. Pembelian material bondek pun bisa Anda sesuaikan sendiri dengan kebutuhan perencanaan dan desain bangunan.

Jika membahas masalah pemasangan bondek cukup mudah karena langsung digelar diatas balok beton atau balok baja IWF. Pada bagian atas plat bondek harus dipasangi dengan besi beton dua baris yang ada di bagian bawahnya, sementara pada bagian atas tidak.



Pemasangan plat bondek yang menempel langsung di balok baja harus menggunakan besi penghubung atau shear connector. Shear connector memiliki fungsi untuk menyatukan dua benda dengan karakteristik yang berbeda. Shear connector yang memiliki diameter 10 mm atau 12 mm biasanya dipasang dengan jarak sekitar 20 sampai 30 cm.

Baca juga: Jarak Balok Dan Tiang Penyangga Bondek

Kelebihan Bondek

Sebelum membahas bagaimana cara menyambung bondek, kami akan menjelaskan mengenai kelebihan dan kekurangannya. Adapun kelebihan  bondek adalah sebagai berikut.

  1. Menghemat Biaya

Selama ini banyak sekali orang yang berpikir bahwa penggunaan cor bondek jauh lebih mahal. Padahal cor menggunakan bondek lebih murah jika dibandingkan dengan cor konvesional. Maka tak heran, jika para kontraktor dan pemborong yang bekerja dalam bidang properti seperti pembangunan rumah dengan desain 2 lantai sudah beralih menggunakan cor bondek untuk menghemat biaya pembangunan.



  1. Tidak Membutuhkan Besi Tulangan

Dengan menggunakan bondek maka pembuatan plat lantai tidak harus mengguakan besi tulangan bawah. Ini karena bondek mampu mengambil peran dari besi tulangan, khususnya sebagai penulangan positif satu arah.

  1. Memberikan Hasil yang Rapi

Pembuatan beton memang sangat tricky, terutama di bagian yang berhubungan secara langsug dengan alas cornya. Bagian tersebut dipastikan tidak akan mengalami keropos, retak, atau ngeplin. Sehingga dibutuhkan finishing tambahan untuk melakukan pemolesan. Namun jika menggunakan bondek maka hal ini tidak akan terjadi. Bagian bawah plat lantai yang dibuat dari bondek maka dijamin akan lebih rapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *