Gambar Dan Jenis Rencana Atap / Denah Atap

Posted on

Adapun ciri khusus yang dimiliki oleh rencana atap pelana ada pada bentuknya yang berupa dua bidang trapesium dengan sudut sekitar 30 sampai 40 derajat yang bertemu pada bagian puncaknya. Model atap ini memang cocok jika dijadikan sebagai pilihan utama karena mampu mengalirkan air hujan dan dapat mengurangi panas dengan baik.



Baca juga: Cara Menghitung Kebutuhan Atap Spandek

  1. Rencana Atap Gergaji

Jenis rencana atap yang berikutnya adalah rencana atap gergaji. Atap ini terdiri dari dua bidang atau lebih yang dimana masing-masing memiliki sudut lereng sebesar 30 sampai dengan 60 derajat. Namun sudut ini juga bisa disesuaikan dengan kondisi yang ada di dalam ruangan.

Bentuk atap ini banyak digunakan pada bangunan pabrik atau gedung industri. Hal tersebut karena bentuknya yang curam sehingga bisa melindungi pekerja dan mesin-mesin pabrik dari sinar matahari secara langsung. Meski begitu, model atap rumah ini juga bisa digunakan untuk hunian. Di Rusia, banyak sekali hunian yang menggunakan model atap seperti ini.

  1. Rencana Atap Perisai atau Limasan

Atap rumah perisai atau yang biasa disebut dengan atap rumah limasan adalah rencana atap yang terdiri dari empat bidang yaitu dua bidang segitiga dan dua bidang trapesium.

Bidang-bidang tersebut nantinya akan terhubung menjadi satu pada bagian puncak sehingga biasa disebut dengan bubungan. Selain itu, atap ini memiliki sudut 30 sampai 40 derajat di bagian atapnya sehingga bisa memberikan perlindungan lebih dari sinar matahari dan derasnya air hujan.

Baca juga: Rumus Menghitung Tinggi Atap Rumah

  1. Rencana Atap Kombinasi Pelana dan Perisai

Sesuai namanya, rencana atap ini merupakan bentuk kombinasi dari atap perisai dengan atap pelana. Atau dapat dikatakan bahwa bentuk ini adalah bentuk sempurna dari atap pelana dan perisai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *