Harga Baja Ringan, Untuk Reng Dan Plafon


Harga Baja Ringan, Untuk Reng Dan Plafon – Atap baja ringan saat ini sedang populer dan banyak digunakan di rumah-rumah Indonesia. Jenis atap ini terbuat dari bahan dasar baja yang jauh lebih ringan dan tipis jika dibandingkan dengan baja konvensional.



Selain tipis dan mudah sekali dibentuk, harga baja ringan juga lebih terjangkau daripada material kayu, namun tidak kalah kokohnya. Ketahanan baja ringan bisa mencapai hingga puluhan tahun dan dapat menahan beban yang sangat berat.

atap baja ringan

Material baja ringan juga tidak mudah berkarat dan memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap cuaca ekstrim sehingga dapat melindungi hunian rumah Anda secara lebih maksimal. Apabila Anda sekarang ini sedang ingin membangun atap rumah dengan menggunakan baja ringan, mari simak ulasan mengenai harga baja ringan di bawah ini!

Apa Itu Baja Ringan?

Apa Itu Baja Ringan

Baja ringan merupakan salah satu bahan bangunan yang umumnya digunakan untuk kontruksi, terutama sebagai kerangka atap bangunan. Tidak hanya bangunan rumah saja, baja ringan juga digunakan pada bangunan pabrik, gudang, tempat parkir, dan bangunan lainnya yang membutuhkan kerangka atap kokoh.



Baja ringan terbuat dari campuran antara seng dengan alumunium. Material baja ringan sekarang ini sudah mengalami kemajuan, terutama dari segi kualitasnya. Sudah banyak sekali produsen rangka atap baja ringan yang menyesuaiakan pembuatan bahan dasar bangunan ini dengan SNI atau Standar Nasional Indonesia.

Keunggulan Atap Baja Ringan

Sama dengan jenis atap pada umumnya, atap baja ringan mempunyai banyak keunggulan. Berikut ini adalah keunggulan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan atap baja ringan:

Keunggulan Atap Baja Ringan

  1. Mempunyai Kekuatan Tegangan Tarik yang Tinggi

Meskipun sifatnya ringan, baja ringan mempunyai tegangan tarik atau tensile strength yang sangat tinggi yaitu kurang lebih 550 Mpa, sedangkan tegangan tarik baja konvensional sendiri hanya mencapai 300 Mpa. Hal tersebut dikarenakan baja ringan mempunyai sifat lentur sehingga mampu menyerap energi yang jauh lebih besar.



Berbeda halnya dengan material kayu yang sifatnya lebih getas dan mudah sekali hancur. Kekuatan tegangan ini menjadikan baja ringan mampu menopang keruntuhan serta menjaga kestabilan suatu bangunan.

  1. Pemasangan Baja Ringan yang Mudah dan Efisien

Sifatnya yang ringan membuat pemasangan baja ringan tidak memakan banyak waktu. Selain itu, baja ringan juga mempunyai sistem sambungan yang tidak begitu rumit. Untuk sambungannya bisa berupa baut, skrup, keling, dan juga las. Sistem sambungannya tentunya akan membuat baja ringan semakin mudah untuk dirangkai dengan konstruksi yang lainnya seperti kayu dan beton.

  1. Bentukan Rangka yang Bervariasi Sehingga Dapat Dibuat Mengikuti Berbagai Model Atap

Atap baja ringan dapat dibentuk mengikuti berbagai model atap rumah. Meskipun demikian bentukan rangkanya harus disesuaikan terlebih dahulu dengan pembebanan yang ingin ditopang rangka atap tersebut. Supaya kekuatannya lebih maksimal maka saat pemasangan usahakan jarak antar baja ringan dibuat semakin rapat, kerenggangan antara baja ringan antara satu dan lainnya harus 150 cm.

Kekurangan Atap Baja Ringan

Setelah mengetahui kelebihannya, penting sekali untuk mengetahui kekurangannya. Adapun kekurangan atap baja ringan adalah sebagai berikut:

Kekurangan Atap Baja Ringan

  1. Mudah Terbawa Angin

Sifatnya yang ringan membuat atap baja ringan mudah terbawa oleh angin. Tetapi hal ini tidak akan terjadi jika Anda memasangnya dengan benar. Sistem sambungan pada material ini yang hanya menggunakan baut saja yang akan memudahkan angin untuk meniup lepas rangka atap baja ringan.



  1. Tampilan yang Kurang Rapi

Struktur atap bangunan seharusnya mampu menopang beban atap yang cukup berat. Hal ini merupakan nilai lebih bagi kekuatan pondasi rumah. Tetapi jika diperhatikan dari segi estetika, kerapatan rangka baja ringan terkesan sangat acak-acakan dan bisa merusak keindahan bangunan.

  1. Rentan Roboh Jika Kurang Teliti

Atap ringan menggunakan sistem dalam bentuk jaring untuk membangun suatu atap bangunan yang kuat dan kokoh. Hal ini tentunya akan sangat berbahaya apabila tidak diperhitungkan dengan benar. Jika salah dalam melakukan perhitungan konstruksi atap rumah maka bisa membuat atap roboh.

Jenis-Jenis Bahan Baja Ringan

  • Zincalume

Baja Ringan Zincalume

Baja ringan Zincalume merupakan baja ringan yang terbuat dari bahan dasar logam campuran yaitu antar seng 45% dengan alumunium 55%. Proses pembuatan baja ringan ini telah menggunakan teknologi tinggi sehingga untuk komposisinya akurat. Maka tak heran, jika baja ringan Zincalum ini memiliki harga yang tergolong mahal.

  • Galvanis

Baja Ringan Galvanis

Baja ringan Galvanis merupakan baja ringan yang proses pembuatannya menggunakan proses galvanisasi (pelapisan menggunakan seng). Baja ringan yang satu ini di finishing dengan coating. Untuk coatingnya terdiri dari sekitar 98% seng dan 2% alumunium. Baja ringan galvanis memiliki harga yang lebih murah daripada Zincalum.

  • Galvalum

Baja Ringan Galvalum

Baja ringan Galvalum merupakan baja ringan yang proses pembuatannya menggunakan bahan pelapis seng. Pelapisnya tersebut terdiri dari seng dan juga silikon. Jenis baja ringan galvalum mempunyai tingkat ketahanan dan kekuatan yang jauh lebih tinggi daripada galvanis.

Harga Baja Ringan Per Meter dan Per Batang Terbaru 2021

Harga baja ringan sendiri sangat bervariasi, tergantung dari jenis bahan baja yang digunakan. Berikut ini adalah daftar harga baja ringan terlengkap dan terbaru:



Leave a Comment