Harga Hebel / Batu Bata Ringan Per Kubik

Posted on

Harga Batu Bata Ringan –  Saat ini harga batu bata merah sudah semakin mahal dan langka. Hal inilah yang kemudian membuat banyak orang lebih beralih untuk menggunakan batu bata ringan. Kualitas batu bata yang satu ini sudah tidak perlu diragukan lagi.



Harga Hebel / Batu Bata Ringan Per Kubik

Bata ringan merupakan salah satu material yang cukup kuat dan awet. Selain itu, jenis batu bata ini memiliki sifat yang tidak menghantarkan api dan anti rembas air. Bahkan batu bata ringan memiliki bobot yang jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan jenis batu bata lainnya seperti bata merah.

Apabila pengerjaan pasang dinding bangunan menggunakan jenis bata ringan maka sudah bisa dipastikan akan lebih cepat selesai. Biaya pasang dinding pun jauh lebih hemat karena tidak terlalu membutuhkan semen perekat. Jenis batu bata ringan sudah dapat terpasang hanya dengan menggunakan lem mortar.

Jenis-Jenis Batu Bata Ringan

Di Indonesia, ada dua macam jenis batu bata ringan yang dapat digunakan untuk membuat dinding sebuah bangunan. Kedua jenis tersebut adalah AAC atau Autoclaved Aerated Concrete dan batu bata ringan CLC atau Cellular Lightweight Concrete.

  • Batu Bata Ringan AAC atau Autoclaved Aerated Concrete

Bata Ringan AAC (Autoclaved Aerated Concrete)



Batu bata ringan dengan jenis AAC ini dibuat dari beberapa bahan seperti pasir silika, kapur, semen, dan air. Bahan-bahan tersebut kemudian dicampur secara merata dan dimasukkan ke dalam sebuah mesin autoclaved.

Pemrosesan dalam mesin ini dilakukan menggunakan uap yang memiliki tekanan tinggi dengan suhu 200 derajat celcius sehingga akan memicu terjadinya reaksi antara kapur dan pasir silika. Hasil akhirnya adalah berupa bata yang mempunyai pori-pori udara di bagian dalamnya sehingga bobotnya sangat ringan.

Berat batu bata ringan AAC atau Cellular Lightweight Concrete ini kurang lebih 650 kg/m3. Meskipun memiliki pori-pori di bagian dalamnya, tetapi material ini tidak akan menyerap air. Ini karena pori-porinya tersebut tidak saling berhubungan. Bahkan bisa dibilang jenis bata ringan yang satu ini merupakan bahan bangunan yang mempunyai daya serap air yang rendah.

  • Bata Ringan CLC atau Cellular Lightweight Concrete

Bata Ringan CLC (Cellular Lightweight Concrete)



Bahan baku yang digunakan untuk membuat batu bata ringan dengan jenis CLC adalah semen, foam (busa organik), pasir, dan air. Sebagian besar produsen lebih memilih menggunakan semen portland. Sedangkan untuk pasirnya bisa memilih pasir sungai yang memiliki ukuran 4, 6, atau 8 mm tergantung dari tingkat kepadatan batu bata ringan yang diinginkan.

Daya serap bata ringan CLC cukup rendah, baja yang dipasang dalam batu bata ringan yang satu ini tidak perlu dilapisi dengan cat antikarat. Selain itu, batu bata ringan CLC juga memiliki beberapa keunggulan seperti dapat dipaku, mudah untuk dipotong, tahan terhadap api, dan juga daya isolasinya yang lebih tinggi.

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Bata Ringan

Penggunaan bata jenis apapun tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, termasuk batu bata ringan atau hebel ini. Adapun kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh batu bata ringan adalah sebagai berikut:

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Bata Ringan

Kelebihan Menggunakan Batu Bata Ringan:

  • Mempunyai bentuk, ukuran dan kualitas yang seragam sehingg nantinya bisa menghasilkan pemasangan dinding yang sangat rapi.
  • Bisa lebih mengirit penggunakan perekat karena tidak membutuhkan siar yang tebal.
  • Memiliki bobot yang lebih ringan jika dibandingkan dengan batu bata biasa sehingga akan sangat memudahkan dalam proses pengangkutannya.
  • Waktu pengerjaannya jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan pemakaian batu bata merah maupun batako.
  • Tidak membutuhkan plesteran yang tebal, karena biasanya ditentukan hanya 2,5 cm saja.
  • Struktur batu bata ringan kedap suara dan juga kedap air, sehingga sangat kecil kemungkinannya untuk terkena rembesan air.
  • Memiliki sifat yang elastis sehingga lebih mudah untuk dipotong dengan menggunakan gergaji.

Kekurangan Menggunakan Batu Bata Ringan



  • Membutuhkan perekat yang pada umumnya merupakan jenis semen instan.
  • Membutuhkan keahlian secara khusus dalam proses pemasangan.
  • Apabila terkena air, pemasangan dinding yang telah ditata akan jauh lebih lama untuk kering daripada bata merah maupun batako.
  • Harga yang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan bata merah.
  • Sangat sulit sekali untuk mendapatkan batu bata ringan. Jenis batu batau ini hanya ada di toko-toko bahan bangunan yang besar dan biasanya hanya bisa dipesan dalam jumlah yang banyak.
  • Suhu di dalam ruangan akan lebih pengap daripada bata merah maupun batako.

Baca Juga: Harga Upah Borongan Bangunan 2021

Spesifikasi Bata Ringan Hebel :

 Panjang (l) (mm)  600
 Tinggi (h) (mm)  200
 Tebal (t) (mm)  75; 100; 125; 150; 175; 200
 Berat jenis kering P (kg/m3)  500
 Berat jenis kering P (kg/m3)  575
 Konduktivitas Termis  (W/mK)  0,16
 Dimensi per palet (m)  1,00 x 1,20x 1,93
 Tebal  mm  75  100  125  150  175  200
 Volume / palet  m3  1,80  1,80  1,80  1,80  1,68  1,68
 Jumlah Blok / palet  blok  200  150  120  100  80  70
 Luas dinding /m3  m2  13,33  10,00  8,00  6,67  5,71  5,00
 Berat / palet (termasuk palet)  kg  1.059  1.059  1.059  1,265  990  990
 Jumlah blok / m3  blok  111,11  83,33  66,67  55,56  47,62  41,67

Harga Hebel / Batu Bata Ringan Per Kubik

Catatan: Harga hebel / batu bata ringan per kubik diatas tentu saja bisa berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Hal ini karena setiap daerah mempunyai acuan standarisasi harga yang tidak sama. Baik itu batu bata ringan di Jakarta, Surabaya, Palembang, Jogja, Tangerang, Semarang, Bogor, Bandung, Bekasi, dan kota-kota besar di Indonesia yang lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *