Harga Paving Block Per Biji Dan Per Meter


Harga Paving Block –  Istilah paving block atau yang biasa disebut dengan conblock seringkali kita dengar saat membahas mengenai bahan bangunan karena fungsinya cukup banyak, yaitu sebagai alas di areal taman kota, parkir, perkerasan jalan, dan lain sebagainya.



Paving block terbuat dari bahan dasar pembuatan yang sangat beragam, dimana bahan dasar inilah yang akan menentukan kualitas dan juga mutunya. Proses pembuatan paving block dilakukan dengan dua cara, ada yang diproduksi secara manual dan ada juga yang menggunakan mesin press. Proses pembuatan ini tergantung kegunaan paving block itu sendiri untuk apa.

Paving Block

Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan mengenai paving block secara lengkap mulai dari pengertian, kelebihan, kegunaan, sampai dengan harga paving block. Apabila Anda berniat untuk membuat alas halaman rumah dengan menggunakan paving block maka Anda harus mengetahui detailnya terlebih dahulu sebelum terlanjur membeli.

Pengertian Paving Block

Paving block merupakan produk beton precast yang memiliki bentuk blok-blok kecil yang biasa digunakan sebagai media perkerasan tanah dan perkerasan jalan. Selain disebut conblock, paving block juga biasa disebut dengan bata beton karena memang terbuat dari bahan dasar beton dan mempunyai bentuk yang mirip dengan batu bata.

Paving block sering kita jumpai di sepanjang jalan, dengan berbagai macam bentuk dan juga warna yang sangat cantik. Selain kotak, paving block memiliki bentuk dan jenis yang berupa segi enam (hexagon), persegi panjang, tiga berlian, zig-zag dan masih banyak sekali model paving block yang lainnya.



Baca juga: Harga Kanstin Beton

Kelebihan Paving Block

Kelebihan Paving Block

Setiap orang atau kontraktor sudah pasti memiliki alasan yang tersendiri mengapa lebih memiliki paving block untuk digunakan dalam menutup permukaan tanah. Hal ini dikarenakan paving block memiliki banyak sekali kelebihan jika dibandingkan dengan bahan material lainya. Adapun kelebihan menggunakan paving block adalah sebagai berikut:

  • Mempunyai daya serap yang cukup baik, daya serap paving block dapat menjaga keseimbangan air tanah dalam menahan beton
  • Paving block memiliki berat yang lebih ringan daripada beton dan aspal sebagai penopang utama supaya pondasi rumah tetap stabil
  • Serapan air yang baik bisa menjamin ketersediaan air di sekitar rumah ataupun tempat usaha Anda.

Klasifikasi Beton Berdasarkan Kekuatan dan Fungsinya

Ada beberapa macam jenis paving block berdasarkan kekuatan dan juga penerapannya yang dimana dibedakan menurut SNI 03-0691-1996.

Tabel Kekuatan Fisik Paving Block



tu Kegunaan Kuat Tekan(Kg/cm2 = 10 MPa) Ketahanan Aus (mm/menit) Penyerapan air rata-rata maks (%)
Rata-rata Min Rata-rata Min
A Perkerasan Jalan 400 350 0,0090 0,103 3
B Tempat Parkir Mobil 200 170 0,1300 1,149 6
C Pejalan Kaki 150 125 0,1600 1,184 8
D Taman Kota 100 85 0,2190 0,251 10

Dari tabel standar SNI 03-0691-1996 tersebut maka paving block dapat diklasifikasikan menurut kegunaannya menjadi:

  • Mutu A : Digunakan untuk perkerasan jalan
  • Mutu B : Digunakan sebagai tempat parkir mobil
  • Mutu C : Digunakan untuk para pejalan kaki
  • Mutu D : Digunakan untuk taman kota

Proses produksi paving block kelas C dan D diproduksi secara manual dan umumnya digunakan untuk fungsi non struktural seperti taman ataupun pemakaian lainnya yang dimana tidak digunakan dalam menopang beban yang berada di bagian atasnya.

Sedangkan jika proses produksinya menggunakan mesin C maka dapat menghasilkan mutu kelas C sampai A dengan kekuatan tekan yang berada diatas 125 kg/cm2 tergantung dari perbandingan campuran bahan dasar yang telah digunakan.

Jenis-Jenis Paving Block

Paving block memang memiliki jenis yang sangat beragam. Mulai dari segi bentuk, warna, ukuran, sampai dengan corak. Berikut ini adalah jenis-jenis paving block yang tersedia di pasaran:

  1. Paving Tipe Batu Bata

Paving Tipe Bata

Paving block tipe batu batu merupakan jenis yang paling banyak digunakan dan mudah sekali untuk ditemukan. Paving tipe ini juga lebih banyak digunakan oleh para kontrator, developer, dan pemborong karena dianggap jauh lebih praktis dan mudah sekali dalam proses pemasangannya.



  1. Paving Tipe Cacing (Zig-Zag)

Paving Tipe Cacing (Zig-Zag)

Jenis paving block ini biasa disebut dengan interpave, mempunyai mutu K-300 dan juga K-400 sehingga dapat menopang beban kendaraan dengan sangat baik.  Selain itu, jenis paving block ini dapat menghasilkan pola yang sangat unik dan berbeda dengan tipe lainnya. Paving block zig-zag memiliki ukuran 22,5 x 11,2 cm dengan ketebalan kurang lebih 6 sampai 8 cm.

  1. Paving Tipe Trihex (Segi Tiga)

Paving Tipe Trihex (Segi Tiga)

Proses pemasangan paving tipe trihex ini bisa dibilang sangat rumit. Hal ini karena jenis ini hanya dipasang dengan menggunakan satu pola saja, tidak bisa digabungkan dengan yang lainnya. Namun hal ini menjadi keunikan tersendiri dari paving trihex ini. Jenis ini biasa digunakan sebagai pelapis trotoar dan halaman depan rumah supaya terlihat lebih estetik.

  1. Paving Tipe Segi Enam (Hexagon)

Paving Tipe Segi Enam (Hexagon)

Paving block hexagonal ini juga sering dijadikan untuk pelapis trotoa jalan ataupun untuk halaman rumah.  Selain terkenal sangat kuat, paving block mempunyai tampilan yang sangat unik dilengkapi dengan warna yang beragam sehingg dapat menambah nilai estetika lingkungan.



Leave a Comment