Rumus Kemiringan Tangga Dan Contoh Soal

Posted on

Rumus Kemiringan Tangga Dan Contoh Perhitungan – Tangga adalah sebuah jembatan yang digunakan sebagai penghubung antara dua bidang vertikal. Biasanya banyak dijumpai di beberapa bangunan bertingkat, seperti rumah minimalis sederhana ataupun rumah-rumah modern.



Ada banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi kenyamanan dalam penggunaan tangga. Salah satunya adalah sudut kemiringan tangga yang harus dibuat ideal sehingga aman dan nyaman ketika digunakan. Besaran kemiringan tangga juga harus direncanakan dengan baik supaya tangga terlihat bagus dan tidak terlalu curam sehingga nantinya tidak akan membahayakan para penggunanya.

Maka dari itu, pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai rumus kemiringan tangga secara lengkap beserta contoh perhitungannya. Silahkan simak pembahasan selengkapnya berikut ini untuk lebih jelasnya.

Baca juga: Cara Menghitung Jumlah Anak Tangga

Apa Itu Kemiringan Tangga?

              

Pengertian kemiringan tangga adalah ukuran kemiringan tangga yang pada umummnya bisa diperoleh dari perbandingan antara tinggi tangga dan panjang sebuah tangga sehingga bisa mempengaruhi jumlah anak tangga yang ingin dibuat.

Jika jumlah anak tangga semakin banyak, maka sudah pasti tidak akan efisien dan para pengguna akan cepat merasa kelelahan. Namun jika jumlah anak tangganya semakin sedikit, penggunaan juga cepat merasa kelelahan karena jarak antar tangga yang sangat tinggi. Maka dari itu, dalam hal ini sangat dibutuhkan ukuran kemiringan tangga yang ideal.



Cara Menghitung Kemiringan Tangga

Cara menghitung kemiringan tangga bisa dibilang cukup mudah untuk dilakukan. Ukuran kemiringan tangga bisa dihasilkan dari perbandingan antara tinggi tangga (lantai bagian bawah dengan lantai atas) dan ukuran panjang tangga (yaitu ruang yang dibutuhkan untuk tangga). Kedua koefisien kemiringan tangga ini bisa dirumuskan sebagai berikut ini.

Baca juga: Railing Tangga Minimalis

Rumus Menghitung Kemiringan Tangga

Z = y  / x

Keterangan:

  • Z adalah Koefisien kemiringan tangga
  • y adalah tinggi tangga (dalam satuan cm)
  • x adalah Panjang tangga (dalam satuan cm)

Koefisien kemiringan tangga (z) adalah 1, artinya y = x yang membentuk kemiringan hingga 45 derajat. Berdasarkan hal tersebut, maka pembagian koefisien kemiringan tangga adalah sebagai berikut ini:



  • Lantai miring 75 sampai 90 derajat, dengan koefisien kemiringan >3,7
  • Lantai miring 45 sampai 75 derajat, dengan koefisien kemiringan 0,44-1,0
  • Lantai miring 24 sampai 45 derajat, dengan koefisien kemiringan 0,36-0,44
  • Lantai miring 6 sampai 20 derajat, dengan koefisien kemiringan 0,1-0,36

Supaya mendapatkan tangga yang ideal, yaitu dengan kemiringan sekitar 25 sampai 45 derajat maka tinggi tangga (y) tidak boleh melebihi nilai panjang tangga (x). Sehingga nilai maksimal y = x tangga yang terlalu landai (y lebih kecil dibandingkan x) juga masih belum bisa memberikan rasa nyaman yang cukup. Hal ini karena kaki diharuskan untuk menaiki undakan tangga yang jauh lebih banyak dengan ketinggian yang tertentu.

Contoh Perhitungan Kemiringan Tangga

Untuk memudahkan Anda dalam memahami perhitungan ini, kami juga akan memberikan sebuah contoh kasus perhitungan sudut kemiringan tangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *