Cara Menghitung Jumlah Genteng Per m2


Menghitung Genteng Atap Limas Dan Pelana – Jika ingin membangun rumah ataupun gedung, tentunya hal penting yang harus diperhitungkan secara tepat adalah penutup atap. Bagian atap memiliki fungsi sebagai pelindung dari berbagai macam cuaca seperti panas, hujan, dingin, debu dan lainnya.

Salah satu jenis penutup atap yang paling umum digunakan adalah genteng. Saat memilih genteng sudah pasti dibutuhkan perhitungan yang tepat. Dengan demikian nantinya Anda bisa mendapat gambar mengenai jumlah genteng yang perlu dibeli.

Baca juga: Perencanaan Konstruksi Atap Rumah

Jenis-Jenis Genteng

Sebelum membahas mengenai cara menghitung kebutuhan genteng untuk rumah, Anda harus bisa memilih genteng yang cocok untuk bangunan yang sedang dibangun. Berikut ini adalah jenis-jenis genteng yang paling umum digunakan di Indonesia.

  1. Genteng Aspal

Genteng aspal merupakan genteng yang memiliki banyak kelebihan seperti tahan terhadap api, kuat dan proses pemasangannya yang terbilang sangat mudah. Namun untuk melakukan pemasangan ataupun perbaikan harus dilakukan oleh tukang yang sudah berpengalaman untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

  1. Genteng Beton

Genteng beton adalah jenis genteng yang dibuat dari bahan utama semen yang dicampur dengan agregat kasar dan halus, serta bahan pengikat yang lainnya. Genteng ini bisa sangat awet dan bahkan bisa digunakan hingga 50 tahun lebih.  Sangat cocok untuk digunakan pada rumah minimalis.

  1. Genteng Tanah Liat

Genteng tanah liat merupakan jenis genteng yang paling umum digunakan di Indonesia. Genteng ini memiliki harga yang sangat murah, awet, dan bobotnya sangat ringan. Genteng tanah liat juga dapat menangkal panas secara lebih maksimal sehingga suhu yang ada di dalam rumah akan terasa lebih sejuk.

  1. Genteng Metal

Genteng metal dibuat dari bahan metal yang dipress, sehingga sangat ringan untuk digunakan. Akan tetapi, genteng metal dapat menyerap panas dan terdengar saat berisik ketika dijatuhi air hujan

  1. Genteng Seng

Genteng seng memiliki ukuran yang sangat panjang dengan bobot yang ringan. Namun juga bisa menyerap panas, sehingga untuk penggunaannya harus ditambahkan dengan lembar pemantul panas pada bagian plafon supaya ruangan terasa nyaman untuk ditempati. Sedangkan untuk melakukan pemasangannya, Anda harus menggunakan paku tebal sebagai penguat supaya tidak mudah lepas.

  1. Genteng Asbes

Genteng asbes memiliki bentuk lempengan panjang yang sangat mirip dengan asbes, hanya saja bahannya jauh lebih tebal. Harga genteng asbes terbilang sangat terjangkau dan tidak akan membuat ruangan dalam bangunan terasa panas.

Namun meski demikian, bisa dibilang kurang awet. Sehingga Anda harus menyiapkan budget lebih untuk melakukan pergantian dalam beberapa tahun ke depan.

Cara Menghitung Kebutuhan Genteng

Cara menghitung kebutuhan genteng ini memang penting untuk diketahui, karena selain untuk mengetahui jumlah genteng yang harus dibeli juga bisa dijadikan sebagai acua jenis genteng apakah yang diinginkan.

  1. Menghitung Jumlah Genteng dari Luas Atap

Atap bisa dijadikan sebagai patokan yang paling tepat untuk menghitung jumlah kebutuhan genteng. Hal ini karena bagian atap akan menyanggah genteng secara langsung. Dalam hal ini, Anda diharuskan untuk menghitung luas sisi atap dengan cara mengkalikan panjang dan lebar atap. Karena memiliki dua sisi, maka luas tapa bisa digandakan menjadi dua kali lipat.

Jika sudah, maka angka tersebut bisa disesuaikan dengan ukuran genteng. Berikut ini kami akan memberikan contoh dalam menghitung genteng dari penyesuaian dengan luas atap.

Sebagai contoh, jika luas atap rumah bangunan Anda 10 m x 9 m = 90 m2. Lalu dikalikan dengan dua sisi atap maka jumlah dari perhitungan atap rumah yaitu 180 m2.  Jumlah luas atap ini nantinya bisa dijadikan sebagai acuan dalam membeli genteng rumah.

Jika Anda menggunakan jenis genteng klodok atau plentong yang dimana 1 m2 nya berisi 25 buah maka jumlah genteng yang dibutuhkan adalah 180 m2 x 25 = 4.500 buah.  Namun disarankan untuk melebihkan genteng yang ingin dibeli sebagai antisipasi jika terjadi kebocoran di lain hari.

  1. Menghitung Jumlah Genteng dari Luas Pondasi

Cara yang kedua, Anda bisa menghitung jumlah genteng untuk rumah dengan menyesuaikan luas pondasi yang kemudian dikalikan dengan sebuah rumus khusus. Jika sudah maka hasilnya bisa disesuaikan dengan ukuran genteng yang dipilih. Adapun contohnya adalah sebagai berikut:

Sebagai contoh, jika rumah yang dibangun mempunyai panjang 9 m dengan lebar 6 m. Tambahkan 1 m  untuk ukuran panjang dan lebarnya sehingga perhitungannya akan menjadi sebagai berikut 10 x 7 = 70 m2.  Kemudian untuk jumlah luasnya bisa dikalikan dengan angka 35 sehingga jumlah genteng dibutuhkan untuk bangunan adalah 70 m2 x 35 = 2450.

Perhitungan ini hanya khusus untuk bagian inti rumah saja, jika rumah yang sedang Anda bangun memiliki bagian-bagian lain seperti teras ataupun balok yang ingin diberi genteng, maka perhitungan tersebut bisa diulang kembali. Misalnya saja jika teras memiliki luas 5 x 4 = 20 m —>20 x 35 = 700 buah sehingga jumlah minimal genteng yang dibutuhkan adalah 3.150 m2. Anda bisa melebihkan sedikit jumlah genteng yang ingin dibeli untuk mengantisipasi kerusakan genteng yang bisa saja terjadi saat proses pemasangan.

  1. Ketentuan Rumus dan Hal Terpenting

Bisa dilihat bahwa pada gambar diatas merupakan contoh bentuk atap limas. Jika rumah Anda memiliki bentuk limas, maka bisa menggunakan rumus dan ketentuan sebagai berikut ini:

  • A = B = Memiliki bentuk segitiga dengan lebar alas 7 m.
  • C = D = Memiliki bentuk trapesium dengan ukuran panjang sisi sejajar 9.75 m.
  • A = B = Tinggi segitigaadalah 4.044 m yang bisa dilihat dari tampak samping.
  • C = D = Panjang sisi sejajar pendek adalah 2.575 m dengan tinggi trapesium 4.041 yang bisa dilihat dari depan.
  1. Menghitung Kebutuhan Luas Atap Limas

Dari gambar tersebut sudah bisa diperoleh informasi mengenai bentuk bidang atap secara lengkap beserta ukurannya. Sehingga sekarang Anda sudah bisa menghitungluas atap yang memiliki bentuk limas tersebut.

Rumus yang digunakan untuk menghitung luas atap segitiga adalah (alasxtinggi)/2. Sedangkan rumus untuk menghitung luas atap trapesium adalah (kumlah sisi sejajar / dua) x tinggi. Untuk lebih jelasnya silahkan simak caranya berikut ini:

  • Luas atap segitiga A = (7 m x 4.044 m)/2 = 14.154 m persegi
  • Luas atap segitiga B = (7 m x 4.044 m)/2 = 14.154 m persegi
  • Luas atap trapesium C = (9.575 m + 2.575 m)/2 x 4.041 m = 24.54908 m persegi
  • Luas atap trapesim D = (9.575 m + 2.575 m)/2 x 4.041 m = 24.54908 m persegi
  • Total Luas Atap = 77.40615 m  persegi
  1. Total Kebutuhan Genteng Per Meter Persegi

Berikut ini adalah total kebutuhan genteng per meter persegi (M2):

  • Kebutuhan gentang kodok atau karang per m2 yang memiliki ukuran 27.5 cm x 20.5 cm dengan berat 1,4 kg per buah adalah 24 bh/m2.
  • Kebutuhan genteng plentong per m2 yang memiliki ukuran 29 cm x 20.5 dengan berat berat 1.6 kg per buah adalah 25 bh/m2.
  • Kebutuhan genteng mantili per m2 yang memiliki ukuran 29 cm x 21 cm dengan berat 1.5 kg per buah adalah 24 bh/m2.
  • Kebutuhan genteng roman kanmuri per m2 adalah 14 bh/m2.
  • Kebutuhan genteng garuda per m2 yang memiliki ukuran 30 cm x 24 cm dengan berat 2.6 kg per buah adalah 18 bh/m2.
  1. Menghitung Kebutuhan Genteng Atap Rumah

Berdasarkan hasil perhitungan diatas maka bisa diketahui bahwa volume luas atap yang memiliki bentuk limas adalah 77.40615 m2. Karena masing-masing model genteng memiliki ukuran yang berbeda, dan kebutuhan per meter perseginya juga berbeda maka Anda harus mengetahui jenis genteng apakah yang ingin digunakan. Pada pembahasan di bawah ini bisa dijadikan sebagai perbandingan.

Contoh Soal Perhitungan Genteng Atap Pelana

Rumus Atap Pelana:

Kebutuhan Genteng = 2 x Luas Tembereng x 25 = 2 x (Panjang x Lebar) x 25

Soal:

Pak Adi ingin membangun rumah yang mempunyai ukuran 8 x 12 meter. Dia menemukan kesulitan ketika akan menghitung kebutuhan genteng yang diharapkan untuk menciptakan atap pelana. Rencananya atap tersebut bakal ditopang dengan gunungan setinggi 2 meter.

Berapakah jumlah genteng yang dibutuhkan oleh Pak Adi?

Diketahui :

Panjang rumah = 8 meter; Panjang gunungan = 4 meter

Lebar rumah = 12 meter = Lebar atap

Tinggi gunungan = 2 meter

1 m2 atap membutuhkan 25 genteng

Ditanyakan :

Berapakah jumlah genteng yang dibutuhkan oleh Pak Adi?

Jawaban:

(i) Mencari Panjang Atap

Panjang atap = √Panjang gunungan² + Lebar gunungan² = √4² + 2² = √20 = 4,47 meter

(ii) Mencari Luas Tembereng

Luas Tembereng = Panjang atap x Lebar atap = 4,47 x 12 = 643,68 m2

(iii) Mencari Kebutuhan Genteng

Kebutuhan Genteng = 2 x Luas Tembereng x 25 = 2 x 643,68 x 25 = 32.184 genteng

Jadi, Pak Adi membutuhkan genteng sebanyak 32.184 buah.

Baca juga: Biaya Renovasi Rumah Minimalis 2 Lantai

Itulah cara menghitung kebutuhan genteng yang bisa digunakan untuk atap rumah model biasa ataupun atap rumah limas. Setiap cara yang kami sampaikan diatas bisa Anda jadikan sebagai perbandingan ketika mengalami kebingungan dalam menghitung jumlah genteng yang dibutuhkan untuk bisa menutup atap rumah.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan kali ini, semoga bermanfaat !


Leave a Comment