Analisa Pelaksanaan Pasangan Batu Dengan Mortar

Posted on

Analisa Pelaksanaan Pasangan Batu Dengan Mortar – Pasangan batu merupakan susunan batu yang diantaranya diisi dengan bahan adukan semen (mortar) yang berguna sebagai bahan pengikatnya.



Struktur ini digunakan khusus untuk dinding penopang tanah, pondasi gorong-gorong plat (plat decker), atau pada kepala gorong-gorong berukuran besar, yang digunakan khusus untuk menopang beban luar yang cukup berat.

Pasangan batu biasa digunakan dalam pembuatan konstruksi dinding penahan tanah (gravity wall), dan pembuatan pondasi bangunan atau rumah yang biasa disebut dengan pondasi menerus. Hal tersebut karena memang konstruksi pasangan batu dalam menopang beban sangat besar.

Metode pelaksanaan pasangan batu menjadi hal penting yang harus diketahui supaya mendapatkan hasil yang sesuai dengan standar atau spesifikasinya. Selain itu, juga untuk mendapatkan hasil yang terjaga baik kualitas ataupun kuantitasnya.

Maka dari itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai cara pelaksanaan pekerjaan pasangan batu yang baik. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak pembahasan selengkapnya.



Baca juga: Takaran Perbandingan Pasangan Batu Kali

Bahan Pasangan Batu

Bahan utama yang digunakan pada konstruksi dari pasangan batu adalah batu dan bahan adukan semen atau mortar. Untuk batu yang digunakan  tidak ada persyaratan khusus, entah itu batu kali, batu belah atau batu gunung, maupun batuan jenis lainnya asalkan batu tersebut tergolong batuan keras, maka batu tersebut dapat digunakan.
Selain batu, bahan yang digunakan adalah adukan semen atau mortar yang terbuat dari campuran Pasir, semen dan air secukupnya. Adukan semen sebaiknya disiapkan / dicampurkan dalam wadah khusus untuk menjaga agar tidak tercampur dengan material lain yang dapat mengganggu atau mengurangi kualitas dari campuran. Selain menggunakan wadah khusus, pembuatan adukan semen atau mortar juga dapat dilakukan dengan menggunakan mesin molen atau concrete mixer.
Apabila tidak ada ditentukan secara khusus, berdasarkan persyaratan adukan semen untuk pasangan harus mempunyai kuat tekan paling sedikit 50 kg/cm2 (5 Mpa).

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Pasangan Batu

Jenis Pekerjaan       : Pasangan Batu dengan Mortar
Sat Pembayaran      : M3

A. Lingkup Pekerjaan

Lingkup pekerjaan ini mencakup penggalian, pengadaan bahan bangunan, memasang bowplank, pasangan batu, plester, aci dan merapikan hasil pekerjaan.



B. Persiapan Pekerjaan

  • Pertama harus mengirimkan program kerja atau workplan terlebih dahulu. Dalam hal ini mencakup metode kerja, schedule, peralatan, personil kerja dan gambar kerja yang ingin digunakan, untuk mendapatkan persetujuan secara langsung dari konsultan dan direksi sebelum memulai pekerjaan.
  • Meminta persetujuan untuk penggunaan materi material.
  • Pemberitahuan kepada konsultas secara tertulis setidaknya 24 jam sebelum memasuki tanggal untuk melakukan pelaksanaan pekerjaan (Request For Work).

Baca juga: Analisa Satuan Harga Pekerjaan Plesteran Dan Acian

C. Uraian Pekerjaan

I. Pekerjaan Tanah

Galian Tanah Biasa

Pekerjaan galian tanah dimaksudkan untuk membuat jalur dan lubang untuk pekerjaan pasangan batu kali, ukuran lebar dan kedalaman sesuai gambar rencana.

Cara Pelaksanannya :



  • Sebelum tanah digali dipasang / ditarik benang dari titik-titik ikat untuk mengetahui berapa lebar dan panjang digali sampai kedalaman sesuai dg gambar.
  • Semua pekerjaan galian dilakukan sesuai garis batas galian, tingkat, ketinggian ukuran yang ditunjukkan dalam gambar atau atas saran dari Direksi.
  • Pekerjaan menggali tanah menggunakan cangkul, gancu bila ada akar atau batu besar harus diambil, agar dalam pekerjaan pasangan tidak mengganggu.
  • Pekerjaan penggalian dilaksanakan secara bertahap / bertangga setiap kedalaman 50 cm sampai mencapai elevasi dasar saluran sesuai gambar design/kontrak penggalian dilakukan peruas saluran. Panjang setiap ruas 100 m, dapat dikerjakan oleh 10 – 50 orang tergantung besar kecil radius tikungan.
  • Setiap galian saluran dengan lereng atau tebing yang berjarak ertikal maksimum 300 m.
  • Galian tanah dibuat dengan kemiringan sesuai dengan gambar kerja dan petunjuk dari direksi.
  • Tanah hasil galian langsung dibawa / diangkut menggunakan kereta dorong / pick up ke tempat pembuangan sementara yang telah disetejui oleh direksi
  • Pekerjaan Galian kami kerjakan dengan hati – hati agar tidak merusak konstruksi/struktur tanah di bawah.
    tanah yang digali.

Timbunan Tanah atau Urugan kembali

Pekerjaan timbunan tanah dalam pekerjaan ini bisa berupa dari hasil galian tanah ataupun bisa berasal dari borrow area (timbunan tanah dari luar) tentunya dengan persetujuan dari direksi. Untuk pekerjaan ini timbunan berasal dari tanah bekas galian.

Cara Pelaksanannya :

  • Alat yang kami gunakan adalah keranjang, cangkul dan timbris.
  • Permukaan yang akan ditimbun dibersihkan terlebih dahulu dari semua bahan yang dapat mengganggu pemadatan timbunan (semak, akar pohon, tanah lumpur).
  • Timbunan tanah kami hampar lapis demi lapis, 1 (satu) lapisan timbunan maksimal 20 cm (atau sesuai dengan petunjuk direksi dan spektek) kemudian dipadatkan dengan alat pemadat selanjutnya tiap lapisan diperlakukan sama sampai dengan ketinggian yang diinginkan.
  • Kelembapan tanah timbunan tetap kami jaga jangan sampai terlalu banyak air atau kering sehingga dalam proses pemadatan tidak maksimal.
  • Pekerja mengangkut tanah dari lokasi penimbunan sementara ke lokasi yang akan ditimbun.
  • Pekerja menghampar di lokasi pekerjaan dengan memperhatikan kemiringan yang dibuat.
  • Pekerja memadatkan tanah dengan alat pemadat.
  • Bila dalam proses penimbunan terjadi hujan deras, makan tanah timbunan ditutup dengan terpal sehingga tidak terjadi longsor. Bila tanah timbunan terlalu kering maka dalam proses pemadatan tanah disemprotkan air.
  • Timbunan pada samping pasangan, dikerjakan dengan hati – hati agar tidak merusak pasangan begitu juga pada waktu pemadatan.

II. Pekerjaan Pemasangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *