Jenis Pondasi Tiang Pancang Berbagai Ukuran


Pondasi Tiang Pancang –  Pondasi adalah bagian dari konstruksi bangunan yang memiliki peran penting untuk dapat meningkatkan kekuatan dan ketahanan suatu bangunan. Ada banyak sekali jenis pondasi yang digunakan untuk konstruksi bangunan.



Namun jenis pondasi yang biasa digunakan adalah tiang pancang yang berfungsi untuk meneruskan beban bangunan sampai bagian tanah paling keras yang letaknya cukup jauh dari permukaan tanah.

 Pondasi Tiang Pancang

Pondasi tiang pancang sendiri terdiri dari berbagai macam jenis yang dimana setiap jenisnya memiliki kelebihan masing-masing. Nah, pada artikel kali ini kami akan membahas secara lengkap mengenai pondasi tiang pancang. Mari simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Pondasi Tiang Pancang

Tiang pancang adalah bagian dari pondasi yang memiliki fungsi untuk dapat menyalurkan beban dari konstruksi dan struktur bangunan menuju ke dalam lapisan tanah paling dalam yang letaknya sangat jauh dibawah permukaan sehingga bangunan nantinya akan menjadi semakin kokoh dan tahan lama.

Praktik pemancangan biasanya dilakukan pada posisi tegak lurus ke dalam tanah. Tetapi disamping itu, ada pula teknik pemancangan miring seperti pada dermaga karena sangat dipengaruhi oleh tekanan ke arah samping dari kapal maupun perahu.



Kegunaan Pondasi Tiang Pancang

Sebagai salah satu jenis pondasi yang terkenal kuat dan kokoh, pastinya tiang pancang mempunyai beberapa kegunaan yang lainnya seperti:

pondasi tiang pancang

  1. Dapat Menahan Beban Konstruksi dengan Baik

Pondasi tiang pancang bisa digunakan untuk menopang beban konstruksi dari permukaan tanah menuju ke bagian dalam tanah dengan melalui lapisan tanahnya. Pondasi tiang pancang mempunyai kemampuan dalam mengirim gaya vertikal dan gaya lateral.

  1. Bekerja Seperti Pondasi Tapak

Sama halnya dengan pondasi tapak, jenis pondasi yang satu ini bisa digunakan untuk menahan gaya dorongan yang berasal dari dalam tanah. Disamping itu, pondasi tiang pancang juga mampu menahan kaki-kaki tiang bangunan supaya nantinya tidak terjadi gagal guling.



  1. Mengontrol Getaran Pada Pondasi

Bisa digunakan untuk memadatkan tanah yang berada di bagian bawah pondasi serta mengontrol amplitudo getaran dan juga efek alami dari mesin pemancang.

  1. Pondasi yang Baik untuk Di Lepas Pantai

Pondasi tiang pancang ternyata juga bisa digunakan pada konstruksi di lepas pantai. Jika misalnya pondasi ini digunakan pada kontruksi di lepas pantai maka pondasi tiang pancang memiliki fungsi untuk menyalurkan beban dari permukaan air untuk menuju ke dalam air dan juga ke dasar tanah.

Baca Juga: Detail Pondasi Rumah 2 Lantai

Kelebihan Pondasi Tiang Pancang

Kelebihan Pondasi Tiang Pancang

Jika dibandingkan dengan jenis pondasi lainnya, pondasi tiang pancang memiliki berbagai macam kelebihan, yaitu:

  • Meminimalisir galian: Jika menggunakan pondasi tiang pancang maka dapat menimalisir galian pada tanah karena penggunaan tiang pancang tidak akan mempengaruhi tinggi permukaan air tanah.
  • Tahan Lama: Material untuk pondasi tiang pancang (kecuali kayu) dapat dipastikan awet sampai puluhan tahun.
  • Tahan korosi: Jika Anda memilih tiang pancang dari bahan dasar beton dengan kualitas baik maka sudah pasti beton dekkingnya pun tebal. Hal tersebut bisa memberikan perlindungan pada bagian dalam tulang beton dari pengaruh kontak secara langsung dengan air maupun zat kimia korosif.

Kekurangan Pondasi Tiang Pancang

kekurangan pondasi tiang pancang

Bagaimanapun juga, pondasi tiang pancang juga mempunyai kekurangan yang harus Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan supaya kemungkinan buruknya bisa lebih diantisipasi. Adapun kekurangan pondasi tiang pancang adalah sebagai berikut:



  1. Bobot yang sangat berat: Kekurangan yang dimiliki oleh pondasi tiang pancang adalah pada bobotnya. Pondasi tiang pancang terutama yang terbuat dari bahan beton sudah pasti mempunyai bobot yang sangat berat. Bahkan dimensinya kebanyakan memiliki ukuran besar.
  2. Proses produksi yang rumit: Proses produksinya memang sangat rumit karena dalam pembuatannya pondasi tiang pancang harus bisa sempurna tanpa memiliki kesalahan seperti soal material dan ukurannya.
  3. Biaya yang lebih mahal: Harga pondasi tiang pancang memang terkenal mahal jika dibandingkan dengan pondasi jenis lainnya. Hal ini dikarenakan pembuatan dan pemasangannya yang jauh lebih rumit dari jenis lainnya.

Jenis-Jenis Pondasi Tiang Pancang

Secara umum, ada empat jenis tiang pancang yang biasa digunakan sebagai pondasi bangunan, yaitu:

  1. Tiang Pancang Kayu

Tiang Pancang Kayu

Pondasi bangunan yang menggunakan tiang pancang kayu ini bisa dijumpai pada rumah-rumah panggung yang terdapat di daerah Sumatera, Kalimantan, dan juga rumah-rumah yang berlokasi di tepi pantai.

Pondasi tiang pancang kayu mempunyai banyak sekali kelebihan. Beberapa diantaranya adalah memiliki bobot yang cukup ringan sehingga akan memudahkan proses pengangkutan, mempunyai  kekuatan daya tarik yang besar sehingga dapat membantu pemancangan, bisa dilakukan pemotongan dengan mudah jika misalnya tidak bisa masuk langsung ke dalam tanah, dan cocok sekali untuk friction pile karena memiliki tekanan yang lebih kecil.

Meskipun demikian, tiang pancang kayu juga mempunyai beberapa kekurangan yang diakibatkan oleh sifat alami kayu. Beberapa kekurangan tiang pancang kayu adalah sangat rentan sekali terhadap pelapukan, tidak tahan cuaca, dan mudah sekali terkena serangan rayap.

Karena memiliki sifat yang sangat rentang terhadap kerusakan maka pemilihan kayu untuk tiang pancang tidak boleh dilakukan sembarangan. Dalam hal ini Anda bisa memilih kayu ulin, karena kayu yang berasal asli dari daerah Kalimantan ini mempunyai ketahanan yang sangat baik terhadap air laut.



Leave a Comment