Jenis Pondasi Tiang Pancang Berbagai Ukuran

Posted on
  1. Pondasi yang Baik untuk Di Lepas Pantai

Pondasi tiang pancang ternyata juga bisa digunakan pada konstruksi di lepas pantai. Jika misalnya pondasi ini digunakan pada kontruksi di lepas pantai maka pondasi tiang pancang memiliki fungsi untuk menyalurkan beban dari permukaan air untuk menuju ke dalam air dan juga ke dasar tanah.



Baca Juga: Detail Pondasi Rumah 2 Lantai

Kelebihan Pondasi Tiang Pancang

Kelebihan Pondasi Tiang Pancang

Jika dibandingkan dengan jenis pondasi lainnya, pondasi tiang pancang memiliki berbagai macam kelebihan, yaitu:

  • Meminimalisir galian: Jika menggunakan pondasi tiang pancang maka dapat menimalisir galian pada tanah karena penggunaan tiang pancang tidak akan mempengaruhi tinggi permukaan air tanah.
  • Tahan Lama: Material untuk pondasi tiang pancang (kecuali kayu) dapat dipastikan awet sampai puluhan tahun.
  • Tahan korosi: Jika Anda memilih tiang pancang dari bahan dasar beton dengan kualitas baik maka sudah pasti beton dekkingnya pun tebal. Hal tersebut bisa memberikan perlindungan pada bagian dalam tulang beton dari pengaruh kontak secara langsung dengan air maupun zat kimia korosif.

Kekurangan Pondasi Tiang Pancang

kekurangan pondasi tiang pancang

Bagaimanapun juga, pondasi tiang pancang juga mempunyai kekurangan yang harus Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan supaya kemungkinan buruknya bisa lebih diantisipasi. Adapun kekurangan pondasi tiang pancang adalah sebagai berikut:

  1. Bobot yang sangat berat: Kekurangan yang dimiliki oleh pondasi tiang pancang adalah pada bobotnya. Pondasi tiang pancang terutama yang terbuat dari bahan beton sudah pasti mempunyai bobot yang sangat berat. Bahkan dimensinya kebanyakan memiliki ukuran besar.
  2. Proses produksi yang rumit: Proses produksinya memang sangat rumit karena dalam pembuatannya pondasi tiang pancang harus bisa sempurna tanpa memiliki kesalahan seperti soal material dan ukurannya.
  3. Biaya yang lebih mahal: Harga pondasi tiang pancang memang terkenal mahal jika dibandingkan dengan pondasi jenis lainnya. Hal ini dikarenakan pembuatan dan pemasangannya yang jauh lebih rumit dari jenis lainnya.

Jenis-Jenis Pondasi Tiang Pancang

Secara umum, ada empat jenis tiang pancang yang biasa digunakan sebagai pondasi bangunan, yaitu:

  1. Tiang Pancang Kayu

Tiang Pancang Kayu

Pondasi bangunan yang menggunakan tiang pancang kayu ini bisa dijumpai pada rumah-rumah panggung yang terdapat di daerah Sumatera, Kalimantan, dan juga rumah-rumah yang berlokasi di tepi pantai.

Pondasi tiang pancang kayu mempunyai banyak sekali kelebihan. Beberapa diantaranya adalah memiliki bobot yang cukup ringan sehingga akan memudahkan proses pengangkutan, mempunyai  kekuatan daya tarik yang besar sehingga dapat membantu pemancangan, bisa dilakukan pemotongan dengan mudah jika misalnya tidak bisa masuk langsung ke dalam tanah, dan cocok sekali untuk friction pile karena memiliki tekanan yang lebih kecil.

Meskipun demikian, tiang pancang kayu juga mempunyai beberapa kekurangan yang diakibatkan oleh sifat alami kayu. Beberapa kekurangan tiang pancang kayu adalah sangat rentan sekali terhadap pelapukan, tidak tahan cuaca, dan mudah sekali terkena serangan rayap.

Karena memiliki sifat yang sangat rentang terhadap kerusakan maka pemilihan kayu untuk tiang pancang tidak boleh dilakukan sembarangan. Dalam hal ini Anda bisa memilih kayu ulin, karena kayu yang berasal asli dari daerah Kalimantan ini mempunyai ketahanan yang sangat baik terhadap air laut.

  1. Tiang Pancang Beton

Tiang Pancang Beton

Tiang pancang yang terbuat dari bahan beton ini pada umumnya digunakan pada gedung tinggi. Pemasangan tiang pancang beton meliputi pengetesan langsung kedalaman tanah yang keras, pemilihan panjang yang sesuai  dengan beban bangunan, melakukan pengeboran tanah dengan menggunakan mesin bor khusus, melakukan pengukuran titik yang sesuai gambar serta mendirikan alat teodolit yang mana terdiri atas 2 unit dan dipasangkan melalui dua arah dengan tujuan untuk memastikan bahwa posisi tiang pancang berdiri tegak sampai elevasi kedalaman tanah yang telah diperhitungkan sebelumnya.

Perlu Anda ketahui bahwa pemasangan tiang pancang beton membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini dikarenakan harus dilakukan perancangan dan pengecoran terlebih dahulu sehingga kekuatannya menjadi semakin meningkat dan nantinya tahan terhadap pengangkutan, penanganan, ataupun tekanan ketika pemancangan tanpa takut mengalami kerusakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *