Perhitungan Dinding Penahan Tanah Dan Contoh Soal

Posted on

Pada gambar di atas bisa dilihat bahwa ada tiga bagian struktuk yang memiliki fungsi sebagai kantilver, yaitu dinding vertical (steem), tumit tapak (heel), dan ujung kaki tapak (toe). Cara kerja dari dinding kantilver adalah mengandalkan daya jepit (fixed) pada dasar rangkaian strukturnya.



Tipe dinding penahan yang satu ini memiliki bentuk telapak (spread) memanjang pada bagian dasar strukturnya yang memiliki fungsi sebagai penjepit sekaligus untuk menjaga kestabilan dari tekanan tanah pada timbunan ataupun pada tebing.

  1. Sheet Pile

Sheet pile atau yang biasa disebut dengan turap biasa digunakan sebagai penahan tekanan aktif lateral tanah pada timbunan ataupun untuk membendung air (coverdam). Biasanya dibuat dari bahan beton pra tegang (prestress concrete) dan baja.

Sheet pile memiliki bentuk ramping yang menggunakan tahanan jepit ketika ditancapkan ke kedalaman tanah. Proses pemasangannya bisa digabungkan dengan sistem angkur (anchord). Sedangkan kedalaman tancapna sendiri bisa mencapai elevasi hingga tanah keras.

Catatan: Dari beberapa tipe tersebut, yang akan kita bahas disini hanyalah dinding penahan tanah tipe gravitasi.



Baca juga: Cara Menghitung Volume Pondasi

Kriteria Dinding Penahan Tanah yang Baik

Dinding penahan tanah yang baik harus mempunyai beberapa kriteria sebagai berikut ini:

  • Stabilitas terhadap guling

  • Stabilitas terhadap geser

  • Stabilitas terhadap daya dukung tanah



Guling akan terjadi jika beban menghasilkan momen yang lebih besar daripada momen ditopang oleh dinding dengan mengambil suatu titik pada dinding untuk menjadi acuan. Sedangkan stabilitas geser merupakan fungsi dari kekasaran bagian permukaan bawah dinding dan gaya gesek tanah. Dinding bisa mengalami pergeseran karena adanya tekanan tanah lateral yang terjadi pada dinding.

Perlu diketahui bahwa besarnya teknanan tanah dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu fisik tanah, sudut geser, dan kemiringan tanah terhadap bentuk struktur dinding penahan. Sementara itu, cara yang digunakan untuk menghitung stabilitas daya dukung tanah tidak jauh berbeda dengan cara menghitung daya dukung pondasi tapak.

Baca juga: Detail Pondasi Untuk Rumah 2 Lantai

Contoh Menghitung Stabilitas Dinding Penahan Tanah

Selanjutnya kami akan memberikan contoh dalam perhitungan stabilitas dinding penahan tanah. Silahkan simak contoh berikut ini:

Diketahui sebagai berikut,

source img: https://blog.nobelconsultant.com

H1 = 2 m, H2 = 0.3 m

b1 = b2 = 0.6 m



q = 10 kN/m2, γ tanah = 20 kN/m2, θ tanah = 30°, c = 10

Penyelesaian:

Stabilitas terhadap guling

Menghitung Berat Dinding

Berat dinding (gunakan berat jenis, γb = 25 kN/m3)

W1 = b1 * H1 * γb = 0.6 x 2.0 x 25 x 1 m= 30 kN

W2 = 1/2 * b1 * H1 * γb =1/2 x 0.6 x 2.0 x 25 x 1 m = 15 kN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *