Ukuran Dan Cara Pemasangan Spun Pile

Posted on

Ukuran Dan Cara Pemasangan Spun Pile – Spun pile merupakan salah satu jenis tiang pancang beton prestessed atau beton prategang yang memiliki bentuk bulat dengan rongga di bagian dalamnya. Jenis tiang pancang yang satu ini biasa digunakan sebagai pondasi pada bangunan bertingkat tinggi dan pembangunan jembatan.



Ukuran yang dimiliki pun sangat bervariasi tergantung dari pabrik yang memproduksinya. Mulai dari diameter 300, 350, 400, 450, 500, 600, 800, 1000 sampai dengan yang paling besar adalah 1200 mm. Sedangkan ukuran panjangnya adalah sekitar 6 meter sampai 24 meter.

Baca juga: Penjelasan Bored Pile vs Tiang Pancang

Metode Pembuatan Spun Pile

Proses pembuatan pada spun pile dengan memanfaatkan gaya sentrifugal dalam proses pemadatannya. Caranya dengan melakukan spinning. Hal ini dapat mengakibatkan kuat tekan tidak merata di bagain ketebalan dinding tiang.

Tidak hanya itu, permukaan yang berada di bagian dalam lubang spoon pile. Terdapat lapisan slurry atau lapisan yang memiliki sifat lunak. Lapisan ini memungkinkan dapat mempengaruhi friksi menggunakan beton pengisi.

Spesifikasi Spun Pile

Berdasarkan bentuknya, spun pile dapat dibedakan menjadi 3 macam bentuk yaitu PC Rounded Hollow Pile, PC Square Pile dan PC Triangular Pile. Semua jenis tiang pancang ini biasa digunakan pada proyek di lapangan. Untuk penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan daya dukung bangunan yang ada di atasnya, sehingga dibutuhkan perhitungan teknik secara tepat dan akurat.



Baca juga: Perhitungan Dinding Penahan Tanah Dan Contoh Soal

Setelah memahami mengenai pengertian dan berbagai bentuk tiang pancang spun pile, berikut ini kami akan bagikan spesifikasinya secara lengkap. Data yang kami bagikan disini diambil dari salah satu produsen tiang pancang beton terbaik di Indonesia.

Diameter Luar D (mm) Tebal Beton T (mm) Klasifikasi Luas Penampang Beton (cm2) Berat (kg/m) Panjang L (m) Beban Axial diperbolehkan (ton)
300 60 A2 452 113 6 – 13 72.6
A3 70.75
B 67.5
C 65.4
350 65 A1 582 145 6 – 15 93.1
A3 89.5
B 86.4
C 85
400 75 A2 766 191 6 – 16 121.1
A3 117.6
B 114.4
C 111.5
450 80 A1 930 232 6 – 16 149.5
A2 145.8
A3 143.8
B 139.1
C 134.9
500 90 A1 1159 290 6 – 16 185.3
A2 181.7
A3 178.2
B 174.9
C 169
600 100 A1 1571 393 6 – 16 252.7
A2 249
A3 243.2
B 238.3
C 229.5
800 120 A1 2564 641 6 – 24 415
A2 406.2
A3 398.2
B 390.8
C 367.6
1000 140 A1 3872 946 6 – 24 614
A2 604.8
A3 590.6
B 575
C 552.9
1200 150 A1 4948 1237 6 – 24 802.4
A2 794
A3 778.1
B 751.5
C 721.1

Baca juga: Metode Pelaksanaan Beton Pracetak

Kelebihan Spun Pile

  1. Harganya murah dibandingkan jenis pondasi lainnya.
  2. Pemintalan menghasilkan beton yang lebih padat, mengurangi rasio air semen dan karenanya meningkatkan kekuatan beton lebih lanjut.
  3. Kekuatan lentur sangat tinggi.
  4. Tidak adanya retakan torsi.
  5. Ketahanan tinggi terhadap korosi terutama dari air laut.
  6. Kualitas yang konsisten sejak diproduksi.
  7. Tingkat produksi yang tinggi memastikan penyelesaian proyek lebih cepat.
  8. Tidak perlu melakukan pengecoran, sangat tepat untuk membangun bangunan di area perkotaan.
  9. Kinerja Tinggi, Kekuatan Tinggi Pra-Stressed Spun Beton Pile menawarkan sistem pondasi dalam yang ekonomis dengan kualitas yang konsisten dan unggul dibandingkan dengan tiang cor di tempat & tiang beton lainnya.
  10. Konsentrat piles pintal diproduksi dengan proses pemadatan sentrifugal yang memberikan kekuatan yang seragam dan terjamin dengan keandalan yang tinggi dengan penggunaan Beton kelas M-80.
  11. Mudah dibentuk dan didesain sesuai kebutuhan desain bangunan.
  12. Tidak memerlukan peralatan penggerak khusus, palu konvensional dapat digunakan untuk penggerak tiang.

Manfaat Spun Pile

  • Dapat menopang beban konstruksi dengan baik. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa spun pile bisa digunakan untuk menopang beban konstruksi mulai dari permukaan tanah sampai ke dalam tanah.
  • Sebagai pengganti pondasi tapak. Mampu menopang pergerakan yang berasal dari dalam tanah dan berfungsi sebagai penopang kaki tiang supaya tidak gagal guling.
  • Untuk menyesuaikan tapak bangunan. Pada tanah dengan kemampatan yang cukup tinggi, spun pile akan sangat berguna untuk menurunkan kaki-kaki bangunan.
  • Terhindar dari erosi. Spun pile bisa digunakan sebagai salah satu pengaman tambahan untuk jembatan dan tiang supaya terhindar dari pengikisan dan erosi.
  • Sebagai penguat bangunan agar menjadi kokoh.

Selain itu, spun pile juga dapat meningkatkan keamanan bangunan sehingga terhindar dari segala macam kerusakan. Seperti misalnya faktor tanah dan air di sekitar bangunan yang dapat mempengaruhi bangunan, spun pile memiliki fungsi sebagai pengaman bangunan supaya strukturnya tidak mengalami perubahan.

Baca juga: Cara Menghitung Volume Pondasi Yang Benar

Cara Pemasangan Spun Pile

Leave a Reply

Your email address will not be published.