Klasifikasi Timbunan Pilihan Dari Sumber Galian

Posted on

Penghamparan dan pemadatan timbunan batu dilakukan menggunakan alat penggilas berkisi (grid) atau alat lainnya. Proses pemadatan dilakukan dengan arah memanjang mulai dari tepi luar yang mengarah ke sumbu jalan. Kemudian dilanjutkan hingga tidak ada gerakan yang terlihat di bawah peralatan berat.



D. Percobaan Pemadatan

Kontraktor bertanggung jawab dalam pemilihan metode dan peralatan untuk mencapai tingkat kepadatan yang ditentukan. Jika tidak bisa maka harus memenuhi prosedur sebagai berikut: Percobaan lapangan dilakukan dengan variasi jumlah lintasan peralatan pemadat dan kadara air mencapai kepadatan yang ditentukan. Hasilnya inilah yang akan digunakan untuk menentukan jumlah lintasan, jenis peralatan pemadat, dan kadar air untuk pemadatan selanjutnya.

Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Tanah Dasar (Subgrade)

  1. Toleransi Dimensi
  • Elevasi dan kelandaian akhir setelah pemadatan harus mencapai 2 cm sesuai dengan ketentuan.
  • Bagian permukaan akhir timbunan yang sudah terekpos harus benar-benar rata dan mempunyai kelandaian yang sesuai supaya bisa menjamin aliran air permukaan yang bebas.
  • Permukaan akhir lereng timbunan harus seragam, yaitu 10 cm dari garis profil yang sudah ditentukan.
  • Tidak diperbolehkan untuk menghampar timbunan pada lapisan yang memiliki tebal padat mencapai 20 cm atau dalam lapisan dengan tebal padat tidak lebih dari 10 cm.

Leave a Reply

Your email address will not be published.