Contoh Pola Pemasangan Paving Block

Posted on

Pola Pemasangan Paving Block – Penggunaan paving block pada pekarangan rumah dapat dijadikan sebagai solusi utama untuk meningkatkan nilai estetika eksterior rumah. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan contoh pola pemasangan paving block yang bisa Anda jadikan sebagai referensi untuk halaman rumah.



Paving block sendiri merupakan sebuah produk yang bisa dipasang dengan beragam jenis serta kombinasi motif pemasangan paving block tertentu. Motif atau pola pemasangan paving block yang paling banyak digunakan adalah warna natural, merah, hitam, serta motif berwarna hijau, kuning dan biru.

Baca juga: Menghitung Kebutuhan Pasir Dan Paving Block

Manfaat dan Tujuan Pola Pemasangan Paving Block

Penggunaan pola paving block bertujuan untuk mempercantik dan memperindah suatu bangunan. Selain itu, dengan penggunaan paving block maka area bangunan yang dipasang material ini nantinya akan menjadi lebih rapih dan bersih sehingga bagus jika dipandang mata. Paving block juga berfungsi sebagai lahan resapan air hujan.

Sebenarnya paving block tidak hanya digunakan untuk halaman rumah saja, namun juga bisa digunakan di jalan umum, tempat parkir kendaraan, carport, atau lainnya. Dalam proses pemasangannya, ketebalan dan ukuran paving block menjadi hal penting yang harus ditentukan terlebih dahulu.

Untuk pemilihan ketebalan dan modelnya bisa ditentukan sesuai dengan kebutuhan pemakaiannya. Apakah ingin digunakan untuk halaman rumah, taman, carport atau gedung perkantoran sampai penggunaannya di jalan umum. Bahkan untuk masalah kendaraan apa saja yang akan melewatinya juga harus diperhitungkan sebaik mungkin. Hal ini karena dapat mempengaruhi umur paving block itu sendiri.



Baca juga: Harga Paving Block Per Biji Dan Per Meter

Pola Dasar Pemasangan Paving Block

Supaya memudahkan Anda dalam memilih pola untuk memasang paving block, berikut ini adalah beberapa pola dasar pemasangan paving block yang sederhana dan umum digunakan:

  1. Pola Dasar yang Menggunakan 1 Model Jenis Paving Block

Ada 6 pola dasar yang biasa digunakan dalam menyusun 1 bentuk paving block. Pola ini bahkan sudah hampir dikenal hingga di seluruh dunia, adapun pola yang dimaksud adalah pola straight course, brickwork, square brickwork, diagonal course, basketweave, herringbone, dan diagonal herringbone.

  1. Pola Kombinasi yang Menggunakan 2 Model Paving Block atau Lebih

Untuk pola kombinasi 2 bentuk, setidaknya ada 9 pola dasar penyusunan kombinasi yang digunakan untuk 2 model ukuran paving block. Pola ini juga dikenal di seluruh dunia, yaitu pola alternating, windmill, herringbone, inserted, cobblestone, hopscotch, offset, plaid, pinwheel, dan random.

  1. Pola Transisi yang Menggunakan 2 Bentuk Paving Block atau Lebih

Untuk pola dasar penyusunan 2 bentuk paving block atau lebih ini bisa dibilang merupakan pola yang sangat dinamis. Maka tak heran jika bisa disesuaikan dengan style dan ukuran yang sesuai dengan keinginan atau kebutuhan. Namun pola ini hanya bisa diaplikasikan dengan syarat model paving block yang digunakan memiliki bentuk kotak atau persegi.



Baca juga: Desain Teras Depan Dan Belakang Rumah

Pola Umum Pemasangan Paving Block yang Kompleks

Jika sudah mengetahui pola dasar pemasangan paving block, kami juga akan memberikan contoh pola pemasangan paving block dengan bentuk yang jauh lebih kompleks. Perlu diketahui bahwa dalam pemasangan paving block yang baik, sebenarnya tidak hanya bertujuan untuk nilai estetika saja, tetapi juga untuk membuat paving block agar saling terkunci dengan sangat kuat. Berikut ini adalah beberapa pola pemasangan paving block berbentuk segi empat yang paling banyak digunakan.

  1. Pola Pemasangan Susun Bata (Strecher)

Sesuai dengan namanya, pola susun bata ini tidak berbeda jauh dengan pemasangan batu bata pada dinding suatu bangunan. Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar di bawah ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published.