Detail Pondasi Rumah 2 Lantai, Foot Plat, Dll

Detail Pondasi Rumah 2 Lantai – Pondasi dalam sebuah bangunan adalah sebuah bagian yang berada di bagian paling bawah yang dimana berhubungan secara langsung dengan tanah. Pondasi memiliki fungsi untuk menahan beban bangunan yang berada diatasnya.

Untuk bisa menghasikan suatu bangunan yang kuat dan kokoh, pondasi harus direncanakan dan dikerjakan secara teliti. Bahkan pondasi harus diperhitungkan dengan sedemikian rupa baik itu dari segi dimensi ataupun secara analitis mekanis.

pondasi rumah

Apa Itu Pondasi

Pondasi merupakan sebuah kata yang berasal dari kata foundation, masyarakat Indonesia biasanya menyebutnya dengan pondasi. Seperti yang sudah kami jelaskan diatas bahwa pondasi adalah sebuah dasar bangunan yang kokoh dan umumnya terletak di bagian permukaan tanah dimana tempat sebuah bangunan didirikan.

Secara umum, pengertian pondasi adalah suatu kontruksi yang berada di bagian dasar struktur bangunan yang memiliki fungsi untuk dapat meneruskan beban dari bagian atas struktur bangunan ke lapisan tanah yang ada di bagian bawahnya tanpa takut bisa menyebabkan keruntuhan geser tanah dan penurunan (settlement) tanah atau pondasi secara berlebihan.

Hal Penting Dalam Memilih Tipe Pondasi

Untuk memilih tipe pondasi rumah yang sesuai, Anda harus perhatikan apakah pondasi yang Anda pilih tersebut akan cocok untuk berbagai kondisi di lapangan dan apakah pondasi tersebut sangat memungkinkan untuk segera diselesaikan secara ekonomis  sesuai jadwal kerja.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat memilih tipe pondasi:

  1. Kondisi tanah pondasi
  2. Batasan-batasan akibat dari kontruksi yang ada di atasnya atau upper structure
  3. Kondisi daerah di sekitar lokasi
  4. Waktu dan juga biaya pengerjaan
  5. Kaku, kuat dan kokoh

Kondisi tanah pondasi pada umumnya memiliki karakter yang sangat beragam, untuk parameter yang dapat mempengaruhi karakteristik tanah adalah pengaruh muka air tanah yang menyebabkan berat volume tanah terendam oleh air dan berbeda dengan tanah yang tidak terendam oleh air walaupun jenis tanah sama.

Kesimpulannya adalah bahwa dalam pemilihan tipe pondasi yang ingin digunakan harus Anda sesuaikan terlebih dahulu dengan beberapa aspek dari kondisi tanah pada lokasi yang ingin dibangunnnya bangunan tersebut.

Baca Juga: Cara Menghitung Volume Pondasi

Jenis-Jenis Pondasi

Jenis pondasi rumah bisa diketegorikan menjadi dua macam kategori, yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam. Setiap kategori tersebut terbagi lagi menjadi beberapa jenis pondasi yang memiliki kelebihan masing-masing. Untuk lebih jelasnya mari simak penjelasan selengkapnya berikut ini:

A. Jenis Pondasi Rumah Kategori Dangkal

  1. Pondasi Tapak/Setempat/Foot Plat

Pondasi Tapak/Setempat/Foot Plat

Pondasi rumah ini dibuat dari bahan beton bertulang dan berada tepat di bagian bawah kolom. Tiang dan kedalaman pondasi yang bisa mencapai tanah keras dan cocok sekali untuk digunakan pada bangunan tinggi serta berdiri di atas tanah yang agak lembek merupakan jenis pondasi pondasi tapak atau foot plat ini.

Kelebihan pondasi rumah foot plat adalah memiliki harga yang terjangkau dan galian tanah yang perlu dilakukan jauh lebih sedikit atau pada kolom struktur saja. Bahkan untuk suatu bangunan yang bertingkat, jenis pondasi floot plate jauh lebih baik daripada jenis pondasi batu kali.

  1. Pondasi Pelat Beton Lajur

Pondasi Pelat Beton Lajur

Pondasi  pelat beton lajur baru digunakan jika luas penampang yang menggunakan pondasi pelat setempat sangat besar. Oleh karena itu, penampang tersebut akan dibagi dengan memanjangkan lajur supaya nantinya tidak melebar.

Hampir sama dengan pondasi rumah tapak, harga pondasi pelat beton lajur sangat murah. Pengunaannya untuk bangunan bertingkat akan jauh lebih baik daripada pondasi batu kali, baik itu sebagai penopang beban vertikal ataupun horizontal, seperti misalnya gempa bumi, ledakan, atau angin.

  1. Pondasi Sumuran (Bor Pile)

Pondasi Sumuran (Bor Pile)

Pondasi sumuran merupakan jenis pondasi yang dicor secara langsung di tempat yang dimana sebagai pengisinya menggunakan komponen bahan bangunan beton dan batu belah. Jenis pondasi sumuran digali pada tanah yang memiliki diameter kurang lebih 60 sampai 80 cm.

Kelebihan yang dimiliki oleh pondasi sumuran, jika misalnya jarak lokasi pembangunan terlalu jauh sehingga sangat tidak mungkin dilakukan transportasi untuk mengangkut tiang pancang maka jenis pondasi yang satu ini merupakan pilihan yang tepat.

  1. Pondasi Strauss Pile

Pondasi Strauss Pile

Pondasi strauss pile merupakan salah satu jenis pondasi rumah yang termasuk dalam kategori dangkal. Jenis pondasi yang satu ini pada umumnya digunakan pada suatu bangunan yang memiliki beban tidak terlalu berat.

Seperti misalnya untuk hunian rumah ataupun bangunan lainnya yang mempunyai bentang antar kolom tidak terlalu panjang. Keunggulan pondasi rumah strauss pile adalah volume beton yang digunakan tidak terlalu banyak dan bagian ujung pondasi mampu untuk bertumpu pada tanah yang keras.

  1. Pondasi Telapak/Umpak

Pondasi Telapak/Umpak

Pondasi telapak termasuk dalam jenis pondasi dangkal karena pondasi ini umumnya akan di letakkan diatas tanah yang sudah keras dan padat. Penggunaan pondasi telapak biasanya akan ditopang oleh  jenis pondasi batu kali yang berada di dalam tanah.

Keunggulan yang dimiliki oleh pondasi telapak adalah bentuk struktus yang lunak sehingga akan membuat bangunan bisa menyesuaikan dengan gerakan pada permukaan tanah. Dengan demikian maka dapat dipastikan bahwa bagian tiang pada bangunan tidak akan mudah retak ataupun hancur ketika terjadi gempa.

  1. Pondasi Batu Kali

pondasi rumah batu kali

Pondasi batu kali pada umumnya digunakan pada rumah sederhana dengan kondisi tanah yang cukup baik. Penggunaan jenis pondasi batu kali untuk menjadi pondasi bangunan rumah 2 lantai biasanya akan membutuhkan kedalaman kurang lebih 60 sampai 80 meter dan untuk lebar tapaknya sama dengan tingginya.

B. Jenis-Jenis Pondasi Rumah Kategori Dalam

  1. Pondasi Tiang Pancang

Pondasi Tiang Pancang

Pondasi tiang pancang merupakan pondasi yang dapat menopang gaya orthogonal ke bagian sumbu tiang dengan jalan yang menyerap lenturan. Keunggulan pondasi tiang pancang adalah sudah pasti memiliki mutu beton yang terjamin karena memang dibuat dengan menggunakan sistem pabrikasi.

Selain itu, pondasi tiang pancang juga dapat mencapai tanah yang keras sekalipun dan tidak hanya dari bagian ujung tiang saja, namun juga leatan pada sekitar tiang.

Baca juga: Detail Pondasi Tiang Pancang

  1. Pondasi Bore Tile

Pondasi Bore Tile

Pondasi bore tile biasa disebut sebagai pondasi cassions.  Pondasi ini umumnya dipasang pada bagian dalam permukaan tanah. Caranya adalah dengan membuat lubang, lubang ini bisa dibuat menggunakan bor. Setelah itu pondasi bore tile bisa langsung dimasukan hingga ke kedalaman tanah yang Anda butuhkan.

Kelebihan pondasi bore tile adalah mampu untuk menopang beban struktur dalam melawang gaya angkat. Bahkan pondasi bore tile juga bisa membantu struktur bagian dalam untuk bisa melawan kekuatan dari gaya lateral.

  1. Pondasi Piers

Pondasi Piers

Pondasi piers adalah sebuah pondasi yang memiliki fungsi untuk dapat meneruskan beban struktural pada sebuah bangunan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggali tanah hingga kedalaman yang paling dalam.

Setelah itu, pondasi ini bisa Anda pasang secara langsung ke dalam tanah yang telah digali tadi. Keunggulan pondasi piers adalah mempunyai harga yang jauh lebih terjangkau daripada jenis pondasi rumah menerus.

Leave a Comment